Gaji Belum Dibayar, Egy - Witan dan 6 Pemain Senica Mogok Main!
Egy Maulana Vikri dan

NOBARTV NEWS – Nasib Egy Maulana Vikri dan Sulaeman di FK masih menjadi misteri yang tak kunjung selesai. Kemarin, dalam laga lanjutan Liga Slovakia antara Senica kontra Liptovsky Mikulas, Egy, Witan, dan beberapa pemain Senica mogok main karena permasalahan gaji yang tak kunjung diberi.

Perkara ini cukup serius karena di laga sebelumnya, sudah ada kejadian pemain yang menolak bermain. Namun untuk laga kontra Liptovsky kemarin, terdapat 8 pemain yang menolak untuk bertanding. Bahkan, Senica Pavel Sustr enggan menangani anak asuhnya di lapangan. Alhasil, Senica dipaksa bermain melawan tim lawan yang didominasi oleh pemain utama. Senica tumbang dengan skor 3 – 0.

Dalam laga tersebut, Senica bisa dikatakan sebagai tim pesakitan. Tim berjulukan Zahoraci itu menjadi bulan-bulanan tuan rumah. Senica bahkan kalah sebelum pertandingan dimulai.

Dilansir dari lama statistik pertandingan, transfermarkt, Senica hanya mampu melepas 5 tembakan saja ke gawang lawan. Sedangkan tim tamu melepas 34. Jumlah yang amat kontras dan memalukan bagi tim yang lolos ke babak .

Tim muda Senica hanya menguasai 28% penguasaan bola saja. Berbanding jauh dari tim lawan.

Dengan hasil tersebut, Senica turun ke posisi ke-tiga klasemen sementara babak play off Liga Slovakia zona relegation. Mereka hanya mampu mengemas 33 poin saja dari 28 pertandingan yang sudah dijalani.

Untuk diketahui, Liga utama Slovakia diisi oleh 12 tim. Setelah semua tim bertemu sebanyak dua kali (kandang dan tandang), maka ke-12 tim itu kembali dipisah dalam babak play-off. Tim dengan peringkat akhir 1 sampai 6 akan dipertemukan lagi dalam babak play-off zona championship. Di zona championship tersebut, setiap tim akan kembali bermain sebanyak 10 kali (kandang dan tandang). Sehingga total yang laga yang akan dimainkan untuk setiap tim adalah 32 laga (22 laga merupakan musim reguler dan 10 laga adalah babak play off). Di zona championship pula mereka akan beradu untuk memperebutkan Liga Slovakia.

Begitu juga enam tim terbawah alias peringkat 7 hingga 12. Senica terpaksa masuk ke zona ini. Dengan demikian, Senica dan lima tim lainnya akan berhadapan demi terhindar dari zona degradasi. Nantinya, peringkat 6 zona relegation ini akan terdegradasi ke kasta kedua Liga Slovakia. Sedangkan peringkat 5 akan melalui babak play off menghadapi tim peringkat kedua kasta kedua Liga Slovakia untuk memperebutkan tiket satu tempat ke Liga utama Slovakia.

Untuk sementara, Senica cukup lega karena belum berada di posisi yang dimaksud. Namun, jika para pemain secara terus-menerus mogok bermain, maka bukan tidak mungkin Senica terdegradasi dikarenakan hanya bermodalkan pemain muda yang minim pengalaman.

Lalu, bagaimana nasib Egy dan Witan?

Untuk Witan, ia akan segera mengakhiri masa peminjamannya di Slovakia lalu kembali ke klub asalnya, Lechia Gdansk. Sedangkan Egy, kontrak pemain asal Medan itu masih bertahan hingga tahun depan.

Banyak netizen yang mengkhawatirkan nasib Egy. Jika secara terus-menerus klub tidak membayar gaji pemain, efek yang akan ditimbulkan bukan hanya kepada sang pemain. Tetapi klub yang dipastikan akan turun pamor, federasi yang kian tercoreng namanya, juga dengan tim nasional di mana sang pemain bermain.

Egy dan Witan adalah salah dua pemain yang kembali diandalkan Shin Tae-Yong untuk mendatang. Semoga kedua pemain tersebut aman – dalam artian mental serta fisiknya baik-baik saja sampai ia bergabung dengan rekannya di Timnas Indonesia .