Timnas Indonesia

Nilai Pasar Jordi Amat Merosot Drastis di Liga Malaysia



NOBARTV NEWS – Harga pasaran Jordi Amat menurun drastis semenjak ia bergabung dan bermain di .

Saat ini, terdapat 10 pemain abroad yang bermain di luar negeri. Mereka tersebar dari benua Asia hingga Eropa. Di Eropa, skuad Garuda memiliki nama-nama seperti Shayne Pattynama, Ivar Jenner, Rafael Struick, Elkan Baggott, Sandy Walsh, Marselino Ferdinan, dan yang paling baru adalah Justin Hubner. Adapun di Asia, terdapat empat pemain Timnas Indonesia yang bermain di sana. Sebut saja seperti Saddil Ramdani, Asnawi Mangkualam Bahar, Pratama Arhan, dan Jordi Amat.

Dari sekian banyaknya pemain abroad tersebut, Jordi menjadi satu-satunya pemain yang merumput di Asia namun sudah kenyang pengalaman di Eropa. Ya, sebelum memutuskan untuk hijrah ke klub raksasa Malaysia Johor Darul Takzim, pesepakbola dengan posisi bek tengah ini pernah merumput di berbagai klub top Eropa. Jordi pernah berseragam Swansea City di hingga memperkuat Rayo Vallecano dan Espanyol di La Liga. Terakhir, Jordi berstatus sebagai pemain KAS Eupen di sebelum akhirnya ia pindah ke JDT.

Baca Juga:  Profil Shaun Evans: Wasit Indonesia vs Korsel yang Pernah Bikin Kesal Suporter Persib dan Timnas Indonesia

Dengan pengalaman yang dimilikinya di Eropa tersebut, wajar jika Jordi menjadi salah satu pemain berharga dan sering diandalkan oleh klub barunya. Hal tersebut bisa dilihat dari harga pasaran yang dipatok untuknya. Tak cuma untuk dirinya saja, namun pada umumnya – harga pasaran seorang pemain yaitu dipatok dari performanya di atas lapangan. Faktor lain yang membuat harga pasaran tersebut bisa naik ataupun turun adalah dilihat dari umurnya.

Nilai Pasar Jordi Amat Merosot Drastis di Liga Malaysia
Pemain Timnas Indonesia Jordi Amat

Ketika datang ke Liga Super Malaysia, Jordi Amat menjadi salah satu pemain dengan nilai pasaran tertinggi. Transfermarkt memberikan Amat harga pasaran senilai Rp15,3 miliar rupiah. Dengan jumlah yang cukup besar itu, Amat juga menjadi pemain kedua dengan nilai pasaran tertinggi di Timnas Indonesia. Untuk pertama, Sandy Walsh menjadi yang paling mahal.

Akan tetapi, untuk Jordi Amat, kapten JDT itu kini mengalami penurunan harga yang merosot tajam. Ya, bagaimana tidak, dengan nilai pasaran awal 15,3 miliar rupiah, Amat kini mendapat harga pasaran baru pada angka 13,6 miliar rupiah. Artinya, harga pasaran mantan pemain Swansea City itu turun Rp1,7 miliar. Merosotnya nilai pasaran Amat dikulik oleh salah satu media Malaysia Makan Bola.

Baca Juga:  PSSI Kembali Lobi Heerenveen agar Mau Lepas Nathan Tjoe-A-On ke Timnas U23 Lagi

“Nilai pasar Jordi Amat berada pada 800.000 Euro (sekitar Rp13,6 miliar) setelah pembaruan dibandingkan dengan 900.000 Euro (sekitar Rp15,3 miliar) sebelumnya,” tulis Makan Bola.

“Harga mantan pemain Swansea City ini turun hampir RM511 Ribu (Rp1,7 miliar) selama 6 bulan terakhir. Nilainya terus merosot,” lanjut pemberitaannya.

Walaupun demikian, Jordi Amat tetap menjadi pilihan utama bagi tim berjuluk The Southern Tigers itu. Musim depan, Jordi masih dipercaya sebagai pemimpin untuk tim yang bermarkas di Stadion Sultan Ibrahim tersebut.

“Jordi tetap menjadi pilihan utama memimpin pertahanan JDT pada musim baru setelah namanya tak masuk dalam daftar pemain asing yang bakal hengkang dari tim,” tutup Makan Bola.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid