Timnas Indonesia

Jenderal TNI Hingga Putra Presiden RI, Berikut Bursa Calon Pengganti Ketum PSSI Iwan Bule!

TOPIK BERITA :


NOBARTV NEWS – Beberapa nama publik figur mencuat jelang diadakannya KLB PSSI tahun depan. Dari KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat) Jenderal Dudung Abdurahman hingga putra Presiden RI Kaesang Pangarep. Selain kedua nama tersebut, terdapat beberapa nama lainnya yang juga dianggap layak mengisi kursi nomor satu di tubuh PSSI.

Sebagaimana diketahui, PSSI berencana akan melakukan KLB pada Maret tahun depan. Sebetulnya, KLB akan dilangsungkan pada akhir tahun 2023. Namun berbagai desakan dari beberapa kalangan – termasuk dari dua voters yakni Persis Solo dan Persebaya Surabaya membuat PSSI akhirnya legowo untuk mempercepat pelaksanaan KLB tersebut.

Sudah jelas, KLB ditujukan untuk memilih pemimpin baru. Mochamad Iriawan sendiri boleh mencalonkan diri lagi – meski saat ini dirinya diminta mundur sebagai bentuk tanggung jawab moral akibat Tragedi Kanjuruhan.

Selain pria yang biasa disapa Iwan Bule itu, beberapa kandidat yang tak kalah populernya disebut layak sebagai pemimpin PSSI di periode berikutnya. Namun sekali lagi, seperti harapan masyarakat pecinta sepak bola Indonesia pada umumnya, mereka ingin pemimpin PSSI selanjutnya adalah seseorang yang benar-benar paham dengan dunia yang akan ia geluti. Jangan sekadar karena terkenal lalu menang, namun seseorang yang memang paham seluk beluk tentang sepak bola Indonesia – karena pada dasarnya ia akan membimbing sepak bola Indonesia dari hulu hingga hilir.

Meski KLB masih cukup lama untuk diselenggarakan, namun beberapa kalangan sudah mulai menyebut tokoh favorit yang dianggap layak memimpin PSSI selanjutnya. Contohnya seperti anggota DPR RI Komisi X Sodik Mudjahid. Sodik memberikan dukungannya kepada KSAD Jenderal Dudung Abdurahman sebagai orang yang akan memimpin PSSI selanjutnya.

Sama halnya dengan Sodik, Direktur Eksekutif Sudra Fadhli Harahap juga memfavoritkan orang nomor satu di satuan TNI Angkatan Darat itu.

“Apalagi beberapa tahun terakhir, PSSI kerap disorot bukan karena prestasi, tetapi seringnya gonta-ganti Ketua yang pada akhirnya berdampak pada persepak bolaan Tanah Air,” papar Fadhli.

“Layak-layak saja. Fokus lebih bagus. Karena Indonesia akan dihadapkan dengan banyak event nasional dan internasional ke depannya. Sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat baik di dalam dan luar stadion terjaga,” ujarnya menambahkan.

Selain Dudung, nama lain yang disebut layak mengganti posisi Mochamad Iriawan adalah Kaesang Pangarep. Kaesang yang juga putra bungsu Presiden RI Joko Widodo ini disebut sebagai perwakilan kaum milenial yang dianggap layak dan mampu mengubah kultur sepak bola Indonesia menjadi lebih maju.

Namun sayang, meski menjadi salah satu orang yang meminta agar KLB dipercepat, pada kenyataannya Kaesang mengaku enggan untuk mencalonkan diri menjadi PSSI 1.

“Saya menyatakan KLB bukan berarti saya mau menjadi Ketua PSSI. Saya mau fokus persiapan untuk pernikahan,” cuit Kaesang di akun twitternya.

“Setelah menikah langsung mencalonkan sebagai Ketua PSSI, cocok,” balas salah satu netizen kepada Kaesang yang kemudian dibalas langsung olehnya

“Tidak, saya mau honeymoon dulu,” balasnya kemudian.

Selain Dudung dan Kaesang, beberapa tokoh lainnya yang dianggap layak menggantikan posisi Iwan Bule adalah eks Sekjen PSSI Ratu Tisha, eks Presiden Inter Milan Erick Thohir, dan juga mantan presiden klub Persebaya Surabaya Azrul Ananda.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

One Comment