Timnas Indonesia

Tanpa Uji Coba, STY Kesulitan Nilai Kualitas Anak Asuhnya

TOPIK BERITA :


NOBARTV NEWS – Shin Tae-yong tengah dipusingkan dengan rencana uji coba sebelum berlaga di 2022. Pelatih asal Korea Selatan itu ingin sekali memberikan minimal satu laga uji coba untuk Marc Klok dkk. Sebab menurutnya, dengan uji coba maka ia bisa mengetahui sejauh mana kemampuan anak asuhnya itu.

Sebelumnya, Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni satu laga uji coba di Bali. Hal itu direncanakan jauh sebelum skuad Garuda memulai pemusatan latihan.

Direncanakan pula, mereka akan menantang salah satu kontestan Liga Indonesia. Namun lambat laun, setelah ditetapkannya aturan baru untuk , wacana uji coba itu semakin sulit. Sebab Liga Indonesia saat ini menerapkan sistem buble, maka kesempatan bagi Marc Klok dkk untuk melakukan uji coba hampir mustahil untuk terwujud.

BRI Liga 1 dilanjutkan dengan format buble. Format tersebut adalah dengan memusatkan seluruh pertandingan di satu tempat yang berdekatan. Dalam hal ini, PT LIB (operator Liga Indonesia) resmi menunjuk 6 stadion yang berada di Jawa Tengah dan DIY Yogyakarta sebagai venuenya. Seluruh pertandingan lanjutan hingga paruh musim akan dilangsungkan di keenam stadion tersebut.

Baca Juga:  Indonesia vs Korea Selatan: Berikut Jadwal 8 Besar Piala Asia U23 2024!

Sementara itu, skuad Garuda Indonesia saat ini sedang melakukan pemusatan latihan di Bali. Jarak yang cukup jauh ini membuat Timnas Indonesia terancam tanpa laga uji coba. Sementara itu, para pesaingnya di grup A Piala AFF 2022 sudah memiliki jadwal uji coba. Sebut saja seperti Timnas Kamboja yang tadi malam melawan Malaysia, lalu Thailand yang direncanakan akan berhadapan dengan Myanmar, serta Filipina yang disebut bakal jumpa tim kuat Vietnam.

Sejatinya, uji coba ini dimaksudkan agar pelatih tahu di mana letak kelebihan serta kekurangan timnya sebelum mentas di pertandingan yang sesungguhnya. Namun sayang, dengan diterapkannya sistem buble ini, maka skuad Garuda ikut dirugikan.

“Selama seminggu ini emang latihan intensitas tinggi,” buka Shin Tae-yong.

“Jujur yang namanya progres sebenarnya kita tidak bisa lihat dari latihan, tetapi kita hanya bisa melihat dari pertandingan-pertandingan,” singgung pelatih asal Korea Selatan itu.

Baca Juga:  Profil Shaun Evans: Wasit Indonesia vs Korsel yang Pernah Bikin Kesal Suporter Persib dan Timnas Indonesia

“Tetapi memang dari segi mental dan fisik sedikit demi sedikit semakin membaik. Hari ini fokus untuk tes fisik sekalian meningkatkan fisik dasar. Untuk pemain tidak ada yang cedera,” tutupnya.

Adapun terkait target yang ingin dicapai, semua stekholder sepak bola Indonesia sepakat bahwa juara adalah harga mati yang wajib diraih di Piala AFF 2022 ini. Dengan kekuatan tim yang jauh lebih mumpuni, rasa-rasanya juara adalah bukanlah hal mustahil untuk didengungkan sejak dini.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

22 Comments