Timnas Indonesia

Bungkam Guam 14-0 dalam Suasana Duka, Skuad Garuda Asia Tanpa Penonton & Selebrasi Sewajarnya



NOBARTV NEWS – Suasana duka masih menyelimuti pertandingan antara U-17 Vs Guam di matchday pertama Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Tanpa selebrasi, tanpa kehadiran penonton, kemenangan Indonesia 14-0 atas sang lawan terasa hambar begitu saja.

Sebagaimana diketahui, tiga hari yang lalu, sepak bola internasional berdukacita atas tragedi Kanjuruhan yang memakan korban hingga 125 jiwa. Di stadion milik Arema FC itu, ribuan Aremania tumpah ke stadion sebagai bentuk kekecewaan mereka atas kekalahan 2-3 dari tim tamu Persebaya.

Aparat kepolisian yang berjaga lalu menembakkan gas air mata ke arah penonton dan sontak, mereka berlarian menyelamatkan diri. Pintu keluar hanya satu dan terkunci, penonton berdesakan ingin selamatkan diri, alhasil ratusan jiwa meninggal karena kehabisan nafas dan terinjak-injak.

FIFA hingga beberapa Liga Eropa mengheningkan cipta. Bendera setengah tiang dikibarkan di markas besar federasi sepakbola tertinggi di dunia itu.

Masih berada di pulau yang sama (Jawa), Timnas Indonesia U-17 mengawali laga perdananya di Kualifikasi Piala Asia U-17. Tragedi Kanjuruhan berdampak langsung ke laga tersebut. Tiket yang semula sudah dibeli suporter akhirnya dikembalikan. Para skuad Garuda muda bermain tanpa dukungan penuh dari para suporter Timnas Indonesia. Tak lupa, sebelum laga, mengheningkan cipta dilakukan sebagai bentuk rasa belasungkawa atas korban Kanjuruhan yang berjatuhan.

Meski pada akhirnya Iqbal Gwijangge dkk memenangkan laga, namun rasa hampa masih terasa. Duka masih menyelimuti pertandingan. Bahkan, 14 gol yang dicetak oleh Arkhan Kaka dkk tak membuat para pemain sumringah begitu saja. Hanya selebrasi wajar yang tampak dilakukan oleh anak asuh Bima Sakti itu.

Usai laga, sang pencetak quat-trick Arkhan Kaka memberikan komentarnya terkait selebrasi gol yang tak biasa.

“Soal selebrasi, kami sudah janjian dengan semua dan dengan coach Bima Sakti. Sebab, kita sedang berduka,” ujarnya.

“Kami selebrasi seadanya saja untuk menghargai korban-korban dan berterima kasih kepada Tuhan sudah memberikan kemenangan,” ujarnya menambahkan.

Adapun 14 gol yang dicetak oleh Timnas Indonesia U-17 semalam berasal dari quat-trick Arkhan Kaka dan masing-masing satu gol dari Muhammad Tegar, Riski Afrisal, Sulthan Zaky, gol bunuh diri Donovan, Jehan Pahlevi, Muhamad Gaoshirowi, Habil Abdillah, Figo Dennis Saputrananto, Nabil Asyura, dan Ji Da Bin.

Di pertandingan berikutnya, Iqbal Gwijangge dkk akan berhadapan dengan Timnas Uni Emirat Arab, Palestina, dan terakhir melawan sang rival Timnas Malaysia.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid