Timnas Indonesia

Kompetisi Masih Jalan, Jordi Amat & Sandy Walsh Akan Disumpah Secara Virtual

TOPIK BERITA :


NOBARTV NEWS – Proses naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh tinggal selangkah lagi. Namun dikarenakan keduanya masih sibuk membela klub masing-masing, maka besar kemungkinan mereka akan disumpah secara virtual demi mempercepat proses (naturalisasi) tersebut sebelum 2022.

Diketahui, Piala AFF 2022 akan berlangsung tidak lebih dari dua bulan lagi. Daftar pemain hingga stadion yang bakal digunakan sebagai venue harus dikumpulkan paling telat 20 November 2022. Dengan demikian, PSSI masih punya waktu kurang lebih satu minggu lagi untuk mewujudkan kehadiran Sandy dan Jordi di skuad .

Di samping tengah melakukan upaya mempercepat pemain naturalisasi itu, PSSI juga tengah dibingungkan dengan venue Timnas Indonesia di Piala AFF nanti. Sebab sebagaimana diketahui, format Piala AFF tahun ini bakal mengadopsi format yang digunakan pada tahun 2018 lalu. Saat itu, Piala AFF menggunakan format round robin yang di mana setiap tim akan menjalani partai kandang dan tandang. Indonesia kedapatan jadwal menjamu Thailand dan Kamboja di grup A sedangkan di laga melawan Brunei Darussalam dan Filipina, skuad asuhan Shin Tae-yong akan bertindak sebagai tim tamu. Namun sampai saat ini, PSSI belum juga menyetor nama stadion yang akan dijadikan kandang untuk Timnas Indonesia.

Adapun terkait proses naturalisasi tadi, keduanya tinggal menunggu sumpah di Kantor Kemenkum dan HAM saja karena beberapa waktu lalu Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Keppres keduanya. Namun dikarenakan kompetisi yang sedang berjalan, maka keduanya kemungkinan besar harus melakukan sumpah tersebut secara virtual. Sandy Walsh cs masih berlaga di dua ajang domestik yakni Jupiler Pro League 2022-2023 dan Beker van Belgie 2022-2023. Adapun Jordi Amat, eks pemain Swansea City itu masih harus melakoni beberapa laga penting bersama Johor Darul Takzim di Piala Malaysia musim 2022-2023.

“Belum tahu (pengambilan sumpah), karena sudah bukan di ranah saya. Karena kompetisi masih jalan, dugaan saya mereka akan disumpah secara virtual, karena tidak mungkin meninggalkan kompetisi,” ujar Menpora RI Zainudin Amali kemarin.

Di sisi lain, PSSI juga berharap agar proses naturalisasi ke-duanya bisa rampung sebelum tanggal 20 November mendatang. Meski keduanya diproyeksikan tampil di Piala Asia 2023, namun jika proses (naturalisasi) itu bisa berjalan lebih cepat, maka tak ada salahnya jika keduanya diikutsertakan dalam Piala AFF 2022.

“Itu artinya, peluang keduanya untuk bermain bersama timnas Indonesia di Piala AFF 2022 kian dekat. Pasalnya, jika kedua pemain sudah disumpah sebelum 20 November 2022 (batas akhir pendaftaran pemain), tak menutup kemungkinan keduanya dibawa oleh Shin Tae-yong ke Piala AFF 2022,” tulis laman resmi PSSI.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

18 Comments