Timnas Indonesia

Sering Video Call dengan Pemain, Iwan Bule Klaim Dirinya Tidak Sedang Pencitraan!



NOBARTV NEWS – Dalam beberapa kesempatan, Ketua Umum PSSI Mochamad rutin melakukan video call dengan para punggawa . Terakhir, orang nomor satu di PSSI itu melakukannya dengan Pratama Arhan ketika skuad Garuda Indonesia melakukan pemusatan latihan jelang tampil di 2022.

Tidak hanya Arhan, di Timnas senior, pria yang biasa disapa Iwan Bule itu juga kerap melakukan video call dengan Asnawi Mangkualam Bahar, Egy Maulana Vikri, hingga Witan Sulaeman.

Bahkan, beberapa kabar terupdate terkait perkembangan para pemain bisa kita simak melalui video call yang ia lakukan. Ketika Egy Maulana Vikri memutuskan kontraknya dengan FK Senica beberapa bulan lalu, banyak fans Timnas Indonesia ketar-ketir terkait nasib sang pemain. Sebagian besar takut jika Egy melanjutkan karir di dalam negeri. Namun setelah diunggahnya video call antara Iwan Bule dan Egy, fans Timnas Indonesia dibuat tenang. Karena dalam percakapan tersebut, Egy memastikan dirinya untuk tetap berada di Eropa.

Begitupun dengan kabar mengenai bek sayap abroad Pratama Arhan menjelang FIFA Matchday 2022 melawan Curacao. Lewat video call Arhan dan Iwan Bule lah kita pertama kali tahu bahwa sang pemain bakal pulang dan memperkuat Timnas Indonesia.

Namun di antara hal yang paling menegangkan adalah ketika Iwan Bule video call dengan Cahya Supriadi. Saat itu, Cahya baru saja mengalami benturan keras dalam sebuah pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-20 2023. Kiper Persija Jakarta itu langsung dilarikan ke rumah sakit saat itu juga.

Namun berkat gerak cepat dari sang Ketua Umum PSSI, kita jadi tahu bahwa sang pemain tidak mengalami cidera separah yang kita bayangkan.

Kata Iriawan, hal yang ia lakukan (video call) ini adalah bentuk perhatiannya sebagai Ketua Umum PSSI. Meski sebagian orang juga menganggapnya sebagai sebuah pencitraan, eks Kapolda Metro Jaya itu tak peduli.

Lebih lanjut, kata Iriawan, hal itu juga dilakukannya untuk mengetahui dan memastikan kondisi anak asuh Shin Tae-yong itu. Seperti kekurangan dan hal-hal lainnya. Iriawan hanya ingin memastikan kondisi mereka cukup, aman, dan terpenuhi.

“Saya sering melakukan video call kepada pemain ya. Tapi saya dianggap pencintraan. Padahal, saya cuma ingin memastikan pemain semua terpenuhi, mereka juga kalau ada makanan atau hotel yang tak sesuai, pasti akan bilang kepada saya, saya pun langsung tindaklanjuti itu. Jadi bukan pencitraan,” kata Mochamad Iriawan.

“Alhamdulillah, semua keinginan pemain sudah saya akomodir, baik dari sarana latihan, uang saku, bahkan penginapan jelang menghadapi Piala AFF ini kita tempatkan mereka di hotel Fairmont, Senayan, bahkan karena jadwal pertandingan yang begitu padat, kita charter pesawat untuk transportasi para pemain,” tutup purnawirawan Polri bintang tiga itu.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

59 Comments