Piala Dunia 2022

Daftar Gol yang Dianulir VAR di Piala Dunia Qatar, Setiap Keputusan Dianalisis



NOBARTV NEWS – Teknologi seiring berkembangnya zaman tentu juga akan semakin canggih. Tak luput pula dalam penggunaan teknologi dalam dunia sepak bola. Video Assistant Referee atau yang biasa kita sebut VAR, alat yang satu ini sangat membantu sekali bagi kinerja wasit dalam menentukan offside, handball, penalti dan pelanggaran-pelanggaran lainnya.

Dalam ajang yang diselenggarakan di Qatar ini untuk pertama kalinya menggunakan VAR. Penyisihan grup belum selesai, namun sudah banyak gol-gol yang telah dianulir oleh wasit akibat terdekteksinya pelanggaran atau offisde sebelum terjadinya gol tersebut oleh VAR.

Di dalam artikel ini kita akan mengulas beberapa kejadian-kejadian VAR dalam pertandingan FIFA World Cup 2022 kali ini.

Portugal 2-0 Uruguay: Handball oleh Jose Maria Gimenez

Bruno Fernandes yang berusaha memasukkan bola ke dalam kotak penalti pada menit ke-89, dan bola yang tepat mengarah ke Jose Maria Gimenez berusaha melakukan blok. Naasnya, bola tersebut harus mengenai Gimenez saat dia terjatuh ke belakang dan akan menggunkan tangannya sebagai tumpuan.

Bruno Fernades dengan sontak mengangkat tangannya untuk memberitahukan bahwa itu handball. Namun, wasit Alireza Faghani yang memimpin pada laga tersebut mengabaikannya dan hanya menghasilkan tendangan pojok. Sebelum pada akhirnya. wasit tersebut melakukan peninjauan terhadap VAR. Sehingga membuahkan penalti yang dieksekusi oleh Bruno Fernandes sendiri.

Ulasan

Di kutip dari laman resmi IFAB tentang pedoman resmi pengecualian handball. “posisi lengan adalah untuk menopang saat jatuh atau saat bangun dari tanah”. Tentu saja jika berkaca pada aturan tersebut tidaklah handball bagi Jose Maria Gimenez.

Gimenez sangat jelas menggunakan lengan kirinya sebagai penopang saat ia jatuh untuk menghadang Fernandes, Satu-satunya pembenaran untuk kejadian ini menjadi penalti adalah jika bek meletakkan tangannya di tempat tertentu untuk dengan sengaja menghentikan bola, itu satu-satunya penjelasan yang dimiliki ofisial VAR.

Brasil 1-0 Swiss: Richarlison Offside Sebelum Vinicius mencetak Gol

Vincius Junior berhasil mencetak gol pada menit ke-64. Namun gol tersebut dianulir oleh wasit karena terdeteksi offside setelah wasit melakukan pemeriksaan melaui VAR.

Ulasan

Richarlison terdeteksi sedikiti menyentuh pada bola sebelum bola tersebut berhasil disarangkan ke gawang Swiss oleh Vinicius Junior. Sehingga membuat gol tersebut dianulir oleh wasit akibat offside yang terjadi sebelum terciptanya gol tersebut.

Korea Selatan 2-3 Ghana: Handball Andre Ayew

Gol pembuka pertandingan terjadi pada menit ke-24 ketika Mohammed Salisu mencetak gol dari dalam kotak penalti menyusul umpan tendangan bebas dari Jordan Ayew , tetapi wasit melakukan pengecekan terlebih dulu melalui VAR. Gol tetap disahkan.

Ulasan

Undang-undang bola yang berlaku bagi FIFA telah diubah pada 2021 lalu. Bahwa bola yang tidak sengaja mengenai tangan sebelum terjadinya gol, hanya dapat dinyatakan handball jika pencetak gol tersebut adalah pelaku handball.

Jadi, jika Andre Ayew mecetak gol sendiri, gol tersebut bakal dianulir oleh wasit. Tetapi karena pemain lain yang mecetak gol, maka tidak dinyatakan handball dan gol tetap disahkan.

Namun, jika handball tersebut disengaja, atau lengan pemain berada jauh dari posisi yang tidak wajar dari tubuhnya. Maka gol tersebut kemungkinan akan dianulir oleh wasit.

Kamerun 3-3 Serbia: Onside Vincent Aboubakar

Vincent Aboubakar meneruskan umpan panjang ke tengah pada menit ke-63, dan penyerang Kamerun melepaskan tembakan melewati kiper Serbia Vanja Milinkovic-Savic untuk membuat skor menjadi 2-3. Namun, asisten wasit menaikkan bendera karena offside. Pada akhirya gol tersebut tetap dinyatakan sah.

Ulasan

Aboubakar hampir saja dinyatakan offside oleh hakim garis. Namun setelah pengecekan melalui VAR, Nikola Milenkovic pemain Serbia dengan kaki kirinya masih dinyatakan berada didepan bahu Aboubakar. Sehingga gol tersebut tetap disahkan oleh wasit.

Spanyol 1-1 Jerman: Offside Antonio Rudiger

Antonio Rudiger telah merayakan gol pertamanya dalam pertandingan itu untuk keunggulan Jerman pada menit ke-39, ketika dia menyundul umpan silang Joshua Kimmich.

Ulasan

Gol tersebut harus dianulir oleh wasit karena Antonio Rudiger yang terlihat lebih menonjol dari pada pemain terakhir Spanyol saat dilakukan pengecekan oleh VAR.

Balgia 0-2 Maroko: Offside Romain Saiss pada Gol Hakim Ziyech

Maroko telah merayakan keunggulan atas Belgia pada menit-menit akhir babak pertama. Namun, kebahagian tersebut harus dibatalkan akibat dari gol tendangan bebas Hakim Ziyech yang dinyatakan offside.

Ulasan

Tendangan bebas Hakim Ziyech yang sejatinya tidak menyentuh Romain Saiss tersebut harus dianulir golnya oleh wasit. Sebab, Romain Saiss telah dinyatakan berusah menyundul bola tersebut meskipun tidak menyentuhnya sekalipun. Sehingga hal tersebut berdampak pada kiper Balgia, Thibaut Courtois.

 


Ainur Rifki

Seorang pengembara yang memilik hobi bola dan mencari kesenangan

One Comment