Timnas Indonesia

Messi atau Ronaldo, Siapa Pemain Tersulit yang Pernah Dihadapi Jordi Amat? Berikut Jawabannya!

TOPIK BERITA :


NOBARTV NEWS – Jordi Amat menjadi satu dari beberapa pemain kelas dunia yang mendapatkan anugerah karena di sepanjang karirnya pernah berhadapan dengan dua pemain terbaik Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Dan kini, pemain yang sudah berstatus sebagai WNI ini menjawab pertanyaan salah satu netizen terkait siapa pemain yang lebih sulit dihadapinya. Apakah Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo?

Sebagaimana diketahui, sebelum memutuskan untuk berkarir di bersama KAS Eupen kemudian dilanjutkan ke Johor Darul Takzim, Jordi pernah membela klub asal Inggris dan Spanyol. Di Inggris, bek tengah itu bermain di kasta tertinggi (EPL) bersama Swansea City.

Di , Amat bahkan pernah membela beberapa klub. Selain di Rayo Vallecano, Amat juga pernah bermain di Espanyol dan Real Betis.

Pengalaman bermain di dua negara dengan kultur sepak bola terbaik di dunia itu membuat Amat memiliki kesempatan berhadapan dengan pemain-pemain terbaik di masanya. Di Spanyol, Amat berjibaku menghalau bola ketika bertemu dengan pemain kelas dunia seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Baca Juga:  Indonesia vs Korea Selatan: Berikut Jadwal 8 Besar Piala Asia U23 2024!

Bukan hanya Messi dan Ronaldo saja, di Inggris, Amat juga pernah bertemu dengan striker kelas wahid seperti Wayne Rooney hingga Kun Aguero.

Lantas, siapa di antara dua pesepakbola tadi yang menjadi lawan terberat bagi Amat?

Kata Amat, Ronaldo merupakan lawan terberat yang pernah dihadapinya. Karena sebagaimana diketahui, puncak karir Ronaldo berada di Real Madrid – dan saat itu, Amat merupakan salah satu bek tengah yang berkarir di kompetisi (La Liga) tersebut.

“Saya pernah menghadapi keduanya, tetapi Cristiano Ronaldo pada masa puncaknya merupakan lawan yang lebih sulit untuk dihadapi, pertanyaan yang sangat sulit,” kata Amat.

Kini, Amat sudah berada di Indonesia. Meski sudah pernah membela tim junior Spanyol di awal karirnya, namun keputusan untuk membela Timnas Indonesia diambilnya setelah melalui proses yang cukup panjang.

Terlahir dan besar di Spanyol namun memiliki darah keturunan Indonesia dari sang nenek, Amat akhirnya memutuskan untuk mengabdi dengan negara leluhurnya di sisa karir sepakbolanya. Sebab sebagaimana diketahui, saat ini, usia Amat sudah menginjak 30 tahun. Ia masih memiliki beberapa tahun ke depan untuk bermain sebagai pesepakbola profesional.

Baca Juga:  Begini Kata Pelatih Korea Selatan soal Duel dengan Indonesia di Babak 8 Besar

Dan demi tampil maksimal dan tidak mengalami kesulitan ketika bermain bersama Timnas Indonesia, Amat rela membela klub Malaysia yang notabenenya berada di kasta sepak bola lebih rendah di banding klub-klub Eropa. Hal itu dilakukannya agar ia mudah beradaptasi dengan iklim sepak bola di Timnas Indonesia.

Pengalaman serta kerja keras Amat akan dibuktikan pada 2022 dan Piala Asia 2023.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

15 Comments