Timnas Indonesia

STY Keluhkan Masalah Otot pada Anak Asuhnya, Sebut Terhentinya Liga Indonesia sebagai Biang Keladinya

TOPIK BERITA :


NOBARTV NEWS 2022 akan kick off sekitar dua minggu lagi. Dan dalam jangka waktu tersebut, Shin Tae-yong harus tuntas menyelesaikan masalah fisik yang melanda skuadnya.

Diketahui, ketika awal mula sesi latihan kemarin, Shin dan juga pelatih fisik Shin Sang-gyu mengeluh dengan kondisi fisik para pemainnya. Terkhusus untuk para pemain yang berkarir di dalam negeri, Shin menyebut fisik mereka sangat anjlok. Berbeda halnya dengan para pemain abroad seperti Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam Bahar, dan lainnya.

Ketiadaan kompetisi yang cukup panjang, sekitar dua bulan lamanya membuat fisik mereka tak terasah. Jadi, meskipun mereka tetap beraktivitas fisik seperti biasa, namun tanpa pertandingan resmi, mereka tidak mendapatkan latihan fisik yang berat. Sehingga beberapa dari mereka pun mengalami penurunan performa dari terakhir kali berjumpa dengan staf pelatih Timnas Indonesia. Terakhir (sebelum TC Piala AFF 2022), STY dan staffnya beserta skuad Garuda muda berkumpul dalam ajang FIFA Matchday melawan Timnas Curacao.

Kata Shin Tae-yong, hampir semua pemainnya mengalami penurunan fisik. Selama dua bulan ini, punggawa Timnas Indonesia alami peningkatan lemak dan ototnya berkurang.

Hal itu diutarakan oleh STY dalam channel YouTube PSSI.

“Jadi fokusnya memang lagi berusaha untuk membuat penguatan dasar. Karena liga berhenti jadi semua pemain hampir sama, jadi lemak tinggi dan ototnya berkurang. Itu yang membuat pemain jadi menambah masalah otot dan juga berkurangnya lemak,” kata pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu.

Eks pelatih Seongnam Ilhwa ini juga menjelaskan bahwa terhentinya kompetisi kemarin menjadi salah satu penyebab turunnya kualitas fisik anak asuhnya itu. Namun untuk diketahui bersama, BRI Liga 1 musim 2022-2023 sudah kembali bergulir sejak beberapa hari lalu dengan menggunakan format yang baru.

“Memang dengan ada masalah kemarin jadi liga tidak bisa bergulir dengan baik tetapi sebagai pemain harus bermain agar mereka bisa meningkatkan performa masing-masing. Jadi sama konsepnya, liga berkembang agar timnas berkembang,” tambah Shin.

Adapun di Piala AFF 2022 nanti, Timnas Indonesia dijadwalkan akan berjumpa tim kuat Thailand. Thailand merupakan finalis sekaligus juara bertahan Piala AFF 2020. Selain itu, tim yang dijuluki Gajah Perang ini juga menjadi tim tersukses dengan raihan trofi terbanyak Piala AFF sejak dihelat pertama kali pada tahun 1996 lalu.

Selain jumpa Timnas Thailand, Marc Klok dkk juga akan bertemu Timnas Kamboja, Filipina, dan Brunei Darussalam. Namun Timnas Indonesia hanya akan menjadi tuan rumah ketika berhadapan dengan Thailand dan Kamboja. Selain itu (jumpa Filipina dan Brunei Darussalam), skuad Garuda Indonesia akan memainkan laga tandang.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

22 Comments