Timnas Indonesia

Ketum PSSI Beri Jawaban Soal Nasib Garuda Muda Usai TC di Eropa



NOBARTV NEWS – Skuad U-20 direncanakan akan kembali ke tanah air pada hari ini. Setibanya di Indonesia, mereka (Garuda muda) akan dibubarkan sementara itu Shin Tae-yong akan disibukkan dengan agenda lainnya. Dijadwalkan, STY akan langsung memimpin Timnas Indonesia senior untuk TC di Bali jelang 2022.

“Setelah ini tim akan pulang ke Indonesia. Pemain akan kembali ke klub terlebih dahulu,” jelas Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Sejauh ini, Garuda muda telah melakoni 11 laga uji coba selama pemusatan latihan di Eropa. Tujuh uji coba digelar di Turki – sementara itu empat uji coba lainnya dilangsungkan di Spanyol.

Di uji coba kemarin, Garuda muda mendapatkan tambahan amunisi baru yakni para pemain keturunan yang didatangkan oleh PSSI langsung ke Eropa. Mereka langsung bergabung dan mengikuti pemusatan latihan tersebut. Dua pemain lebih dulu bergabung ketika Marselino Ferdinan dkk masih berada di Turki. Sedangkan dua lainnya turut membersamai skuad Garuda muda ketika mereka sudah berada di Spanyol.

Jadi, terdapat empat pemain keturunan yang bergabung di sesi latihan dan uji coba Timnas Indonesia. Keempat pemain tersebut adalah Ivar Jenner, Rafael Struick, Zico Soree, dan Justin Hubner.

Direncanakan, keempat pemain tersebut akan dinaturalisasi untuk menjadi WNI. Hanya saja, baru dua nama yang telah di-acc dan sudah mengikuti proses naturalisasi tahap awal. Kedua pemain yang dimaksud adalah Ivar Jenner dan Justin Hubner.

Ivar Jenner dan Justin Hubner diharapkan telah selesai dinaturalisasi ketika nanti Garuda muda mentas di 2023. Sebetulnya, bukan hanya Ivar dan Justin, berdasarkan pengakuan Yoyok Sukawi selaku anggota DPR RI Komisi X, PSSI sudah mengajukan 6 pemain keturunan.

Alasan utamanya (naturalisasi) adalah agar Garuda muda mampu bersaing ketika nanti berhadapan dengan tim kuat di Piala Asia U-20 maupun Piala Dunia U-20 2023.

Namun kini, yang menjadi pertanyaan adalah setelah mereka TC di Eropa, apa yang akan mereka lakukan? Sebab Piala Dunia U-20 akan semakin dekat, sementara STY akan disibukkan dengan agenda lainnya bersama Timnas senior Indonesia.

Apalagi jika nanti para pemain Garuda muda itu tidak mendapatkan menit bermain bersama klubnya, sudah pasti kebugaran serta kemampuan mereka akan menurun jelang dimulainya Piala Dunia Asia dan Piala Dunia tersebut. Padahal, semakin dekat sebuah turnamen tersebut dimulai, maka semakin banyak pula porsi latihan yang harus diikuti sebuah tim.

Hingga pada akhirnya, Iriawan pun menjawabnya. Katanya, TC Garuda muda di Eropa bukanlah yang terakhir kali mereka lakukan sebelum Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2023. Jadi, mereka akan dikumpulkan lagi dan mengikuti TC jelang bergulirnya even tersebut.

“Setelah itu, akan ada pemusatan latihan lagi jelang persiapan menghadapi Piala Asia U-20 dan tentunya Piala Dunia U-20 tahun depan,” jelas Iriawan.

“Kami berharap di dua ajang tersebut, Indonesia mampu meraih prestasi terbaik,” tutupnya.

Akan tetapi, Iriawan tidak menjelaskan apakah mereka akan kembali melakukan TC di Eropa, seperti yang baru saja mereka lakukan – atau malah TC di tanah air seperti biasanya.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

5 Comments