Timnas Indonesia

Profil Rafael Struick, Pemain Keturunan yang Cetak Gol untuk Garuda Muda kontra Slovakia



NOBARTV NEWS – Rafael Struick menjadi satu dari dua pemain keturunan yang mendapatkan undangan dari PSSI untuk mengikuti TC di Spanyol. Menariknya, meski baru melakoni satu laga uji coba, namun ia sukses membuktikan dirinya di hadapan Shin Tae-yong langsung. Di laga melawan Timnas Slovakia U-20 kemarin, Rafael mencetak satu gol untuk .

Diketahui, Rafael Struick dan Zico Soree menjadi dua nama baru di skuad Garuda muda. Sebelumnya, sudah ada nama Ivar Jenner dan Justin Hubner. Hanya saja, Ivar dan Justin telah dipastikan akan segera dinaturalisasi oleh PSSI. Bahkan keduanya sudah mengikuti serangkaian proses naturalisasi tahap awal seperti wawancara dengan Badan Intelejen Negara (BIN) dan tes fisik serta kesehatan. Beberapa waktu lalu, keduanya melakukan tahap proses tersebut di Indonesia. Adapun Zico dan Rafael, keduanya justru didatangkan ketika Timnas Indonesia tengah melakukan pemusatan latihan di Eropa. Bisa dibilang, Zico dan Rafael sedang dinilai oleh STY. Setelah itu, baru diputuskan apakah keduanya layak untuk dinaturalisasi atau tidak.

Kini, kita bahas rekam jejak Rafael Struick. Pemain muda yang mencuri perhatian banyak orang karena sukses melesakkan gol di laga perdananya melawan Slovakia. Bagaimana rekam jejaknya? Berikut ulasannya!

Rafael Struick lahir di Belanda pada 27 Maret 2003. Saat ini, Rafael telah berusia 19 tahun. Menariknya, Rafael tidak hanya bisa bermain di posisi sayap, pemain muda ADO Den Haag ini juga bisa dipasang sebagai seorang striker.

Darah Indonesia Rafael mengalir dari sang nenek. Diketahui, sang nenek lahir di Indonesia tepatnya di Semarang, Jawa Tengah.

Meski masih berusia muda, namun Rafael telah menjadi pemain inti di klubnya ADO Den Haag yang berkompetisi di kasta kedua atau Keuken Kampioen Divisie. Rafael diikat oleh klub tersebut sejak 1 Juli 2022 hingga 30 Juni 2024 dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Rafael muda mengawali karir sepak bolanya di Akademi Forum Sport, setelah itu di Akademi RKAVV Leidschendam hingga tahun 2020. Sejak 2020, Rafael memutuskan untuk menimba ilmu sepak bola di Akademi ADO Den Haag hingga pada akhirnya ia mendapatkan kontrak profesionalnya di sana.

Di klubnya itu, Rafael sudah bermain sebanyak dua kali dalam ajang Keuken Kampioen Divisie. Sayang, dalam dua pertandingan itu, Rafael hanya main sebanyak dua kali dengan menit bermain yang sangat sedikit. Maka daripada itu, ia pun dipinjamkan ke klub muda ADO Den Haag yakni ADO Den Haag U-21. ADO Den Haag U-21 bermain di O21 Divisie 1 Fall atau Liga Pemuda yang diikuti oleh 8 klub Belanda.

Bersama Den Haag U-21, Rafael telah mengemas 1 gol dan 2 assist. Gol tersebut ia kemas ketika menjamu Feyenoord U-21. Sedangkan dua assist tersebut ia torehkan ketika timnya berjumpa Feyenoord U-21 dan Almere City U-21.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

13 Comments