Timnas Indonesia

Selain Klub Austria, Saddil Akui Diincar 4 Klub Indonesia: Iya Benar Ada Empat!



NOBARTV NEWS – Kontrak pemain Saddil Ramdani bersama klubnya Sabah FC akan berakhir pada akhir bulan ini. Sempat dirumorkan akan melanjutkan karir di Liga Austria, ternyata empat klub Liga Indonesia dikabarkan berminat kepadanya.

Diketahui, Saddil tampil sangat baik di musim 2022-2023. Hingga akhir musim, eks pemain Persela Lamongan dan Bhayangkara FC itu sukses membawa The Rhinos finis di posisi ketiga klasemen akhir Liga Super Malaysia.

Selain itu, Saddil mencatatkan penampilan yang cukup mengesankan. Ia telah membuat 4 gol dan 6 assist dari 17 penampilannya musim ini. Ia juga mendapatkan kepercayaan berlebih dari pelatihnya Ong Kim-swee. Saddil selalu tampil ketika dalam kondisi fit. Ia tidak pernah sama sekali duduk di bangku cadangan. Saddil tidak tampil hanya ketika ia cidera atau sedang membela Timnas Indonesia.

Baca Juga:  Deretan Wasit di Laga Indonesia vs Yordania

Empat gol yang dicetak Saddil masing-masing ia kemas ke gawang PJ City, Selangor FC, Kuala Lumpur FC, dan Penang FC.

Berkat penampilan yang sempurna itu, Saddil menjadi perhatian banyak klub luar termasuk klub kasta kedua Liga Austria.

Eks pelatih Sabah FC Kurniawan Dwi Yulianto mengungkapkan bahwa Saddil mendapatkan tawaran dari klub asal Austria tersebut. Bahkan, menurut penuturan agen Saddil yakni Alex Taples, pria yang dijuluki ‘goyang pecel lele' ini diminati oleh 10 klub Eropa.

Di samping beberapa klub Eropa yang menginginkan jasanya, ternyata empat klub juga ingin mendatangkan Saddil Ramdani. Seperti yang diketahui, Saddil pernah memperkuat dua klub Indonesia yaitu Persela Lamongan dan Bhayangkara FC. Persela kini bermain di Liga 2 sedangkan Bhayangkara masih bertahan di kasta tertinggi Liga Indonesia.

Ketika dikonfirmasi, Saddil mengiyakan bahwa ia juga diminati oleh 4 klub tanah air.

Baca Juga:  Menanti Kontrak Baru STY lewat Duel Indonesia vs Yordania

Iya benar ada empat klub Liga 1 2022/2023,” ujar Saddil Ramdani.

“Saya bukan mencari uang karena yang paling penting itu saya bisa mendapatkan jam bermain saja. Saya mencari itu saja karena percuma saya kemana tapi tidak ada jam terbang,” ujarnya menambahkan.

Jika Saddil kembali bermain di Liga Indonesia, maka hal itu akan terwujud di pertengahan musim nanti. Saat ini, seluruh kompetisi domestik di Indonesia tengah dihentikan buntut dari Tragedi Kanjuruhan.

“Ya seperti itu, bergabung saat pertengahan musim,” tutupnya.

Saddil tidak merincikan klub apa saja yang tengah meminatinya itu. Namun jika ia pergi usai kontraknya berakhir, maka ia akan berstatus sebagai pemain bebas transfer. Jika melihat harga pasarannya saat ini, Saddil memiliki nilai pasaran yang lumayan besar. Pemain kelahiran 2 Januari 1999 itu bernilai 5,21 miliar rupiah.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

13 Comments