Timnas Indonesia

Pelatih PSM Kesal Karena Diberi Syarat Timnas Indonesia untuk Panggil Pemainnya ke Klub



NOBARTV NEWS – Pelatih PSM Makassar kembali mencurahkan hatinya terkait hubungannya dengan . Bernando Tavares mengaku kesal karena ketika ia meminta pemainnya di skuad Garuda muda, ia mendapatkan persyaratan (untuk pinjam pemainnya) yang membuatnya kecewa.

Sebagaimana diketahui, PSM Makassar menyumbang dua pemain mudanya di TC Garuda muda saat ini. Mereka adalah Dzaky Asraf dan Sultan Zaky. PSM bahkan langsung melepas keduanya ketika dimintai oleh PSSI.

Namun berselang beberapa waktu kemudian, Bernando merasa cemburu kepada PSSI. Pasalnya, ketika ia sudah menyerahkan dua pemain mudanya itu, Persija Jakarta dan Persib Bandung saat itu diketahui tidak kunjung melepas pemainnya. Hal tersebut membuat Bernando Tavares menyebut PSSI pilih kasih.

“Saya sampaikan bahwa aturan tetap aturan. Di sini kami memberikan pemain kami ke timnas pada saat timnas melakukan pemanggilan,” kata pelatih asal Portugal itu.

“Namun tim lain tidak memberikan pemain-pemain mereka. Apakah aturan sama diterapkan di satu klub dan yang lain tidak,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga:  STY Panggil 22 Pemain untuk Kualifikasi Piala Dunia Juni Mendatang

Dan kini, sang pelatih kembali melontarkan ketidakpuasannya kepada Timnas Indonesia. Jadi, ketika PSM akan bertanding melawan Persib Bandung beberapa waktu lalu, Tavares meminta dua pemainnya itu untuk bergabung dengan PSM Makassar. Secara kebetulan, saat itu dua pemain Garuda muda Kakang Rudianto dan Ferdiansyah belum bergabung di pemusatan latihan tersebut. Kakang bahkan menjadi pemain cadangan di laga antara Persib Bandung Vs PSM Makassar.

Namun apa yang diharapkan Tavares tak sesuai keinginannya. Ketika ia ingin meminjam dua pemainnya itu, ia mendapatkan persyaratan yang membuat dirinya kecewa.

“Saya pernah dihubungi komunikasi satu hal dari mereka dengan cara mereka. Saya dihubungi oleh asisten pelatih saya yang dihubungi oleh asisten pelatih mereka (Timnas Indonesia),” cerita Tavares.

“Mereka berpesan, kalian bisa gunakan Dzaky di satu hari sebelum Persib. Kalian bisa gunakan Dzaky, tapi Dzaky harus tes fisik dulu di pagi hari. Kalau setelah pertandingan Dzaky harus kembali ke Timnas,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga:  PSSI Ungkap Alasan Witan Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia: Sedang Naik Haji!

Tavares blak-blakan menyebut cara komunikasi Timnas Indonesia itu buruk dan tidak menghargai.

“Saya bukan pelatih amatiran di sini, saya tahu pemain-pemain saya. Kita tahu kondisi fisik mereka, saya kira jenis komunikasi ini adalah jenis komunikasi tidak menghargai dan tidak punya respek terhadap kita. Kalau pun kita di posisi mereka, saya bilang ke asisten saya, ini coba kamu hubungi asisten pelatih Timnas, kita tidak kasih pemain kita.”

Tavares lalu membandingkan andaikata syarat yang diberikan Timnas Indonesia itu ia balik dan diterapkan PSM ketika mereka (staf Timnas Indonesia) ingin meminjam pemainnya.

“Kalian boleh ambil pemain, asalkan tes fisik dulu di PSM Makassar sehari jelang pertandingan 2023. Setelah tes fisik, main di Timnas. Setelah itu kembali lagi. Bagaimana perasaan kalian, bagaimana perasaan saya. Tapi di atas semua itu, saya harap Timnas mendapatkan hasil yang bagus ke depannya,” ceritanya lagi.

“Namun, perlu saya sampaikan bahwa, PSM Makassar adalah klub yang mengembangkan pemain tersebut, bukan Timnas,” ujarnya memungkasi.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

3 Comments