Timnas Indonesia

Telah Bertemu Presiden FIFA, Berikut Beberapa Poin Pembahasan Joko Widodo & Gianni Infantino



NOBARTV NEWS – Presiden RI Joko Widodo telah menerima kunjungan presiden FIFA Gianni Infantino di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Pertemuan tersebut membahas Tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan ratusan jiwa melayang. Sebelumnya, Joko Widodo dan Gianni Infantino sempat membahas hal tersebut melalui saluran telepon.

Dalam pertemuan tertutup itu, Jokowi mengatakan bahwa pemerintah RI dan FIFA membahas hal penting tentang tragedi tersebut. Dalam kesempatan itu juga, Gianni atas nama perwakilan federasi sepakbola tertinggi di dunia mengucapkan rasa bela sungkawa atas meninggalnya ratusan jiwa dalam tragedi tersebut. Sebelumnya, FIFA melalui rilis resminya juga mengucapkan hal yang sama.

“Hari ini saya bertemu dengan Presiden FIFA. Tadi kami telah melakukan pembahasan penting mengenai sepak bola Indonesia pasca tragedi Kanjuruhan di Malang,” ujar Jokowi usai pertemuan tersebut.

“Kami berdiskusi secara detail, dan dalam pertemuan itu Presiden FIFA mengungkapkan rasa duka dan simpati yang mendalam terhadap keluarga korban, dan menyampaikan kepeduliannya atas tragedi yang terjadi,” tambah orang nomor satu di Indonesia itu.

Jokowi juga menjelaskan pertemuan tersebut membahas tranformasi sepak bola Indonesia secara menyeluruh. FIFA akan mensuport segala macam kebutuhan Indonesia – dalam hal ini PSSI agar semua aspek pertandingan berjalan dengan baik.

Seluruh pertandingan di Indonesia akan dipantau oleh FIFA dan harus memiliki standar keamanan dan keselamatan. Para suporter yang datang harus mendapatkan jaminan rasa aman sebelum hingga sekembalinya dari stadion.

“Kami bersepakat untuk melakukan transpormasi sepak bola Indonesia secara menyeluruh, memastikan semua aspek pertandingan berjalan sesuai dengan standar keamanan yang ditetapkan oleh FIFA. Baik pemain atau penonton harus terjamin keamanan dan keselamatannya,” terang Jokowi terkait kesepakatan tersebut.

FIFA juga menyarankan Liga Indonesia untuk mengupgrade teknologi yang tersedia.

“Untuk itu kami sepakat mengkaji kembali kelayakan stadion dan juga menerapkan teknologi untuk membantu memitigasi potensi yang membahayakan penonton maupun pemain.”

“Kami juga secara bersama-sama mengkaji ulang para pemangku kepentingan persepakbolaan Indonesia. Pemerintah bersama dengan FIFA ingin memastikan proses transpormasi sepak bola Indonesia berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.”

Yang lebih spesial lagi, Indonesia tetap menjadi tuan rumah untuk event 2023. Sebelumnya, beberapa rumor mengatakan bahwa FIFA khawatir dengan Piala Dunia yang akan dihelat di Indonesia sehingga mereka memutuskan untuk mencabut hak Indonesia sebagai tuan rumah.

“Pemerintah bersama FIFA juga bersepakat untuk memastikan pertandingan piala dunia U-20 di Indonesia dapat berjalan dengan baik. Semua segi persiapan sampai dengan pelaksanaannya harus dipastikan berjalan sesuai dengan standar FIFA, dan ditangani secara baik secara profesional.”

“Dengan demikian mari kita jadikan kesepakatan ini sebagai momentum perbaikan sistem persepakbolaan Indonesia agar sepak bola Indonesia menjadi kebanggaan nasional dan tampil lebih baik lagi di masa yang akan datang,” tutup presiden RI dua periode itu.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

2 Comments