IntermezzoLiga 2 Indonesia

PSMS Gagal ke 12 Besar Liga 2, Suporter Ngamuk dan Bikin Rusuh

TOPIK BERITA :


NOBARTV NEWS – PSMS cuma meraih hasil imbang 0-0 tatkala bertemu PSPS Riau sore hari kemarin. Hasil imbang tersebut membuat PSMS gagal melangkah ke babak 12 besar Liga 2 musim ini. Akibatnya, suporter mereka mengamuk dan membuat kericuhan.

Seperti yang diketahui, pada hari Sabtu kemarin (9/12), telah dimainkan salah satu pertandingan dalam lanjutan Liga 2 musim 2023-2024. Laga tersebut mempertemukan tim asal kota Medan PSMS dengan tamunya PSPS Riau. Laga ini sendiri merupakan matchday ke-13 grup 1.

Sebelum laga ini digelar, PSMS selaku tuan rumah baru mengumpulkan 15 poin dan bertengger di peringkat ke-3. Kemenangan atas PSPS Riau jelas amat dibutuhkan oleh mereka demi menyingkirkan Persiraja Banda Aceh yang duduk manis di posisi kedua.

Namun sayangnya, dalam laga tersebut, kedua tim bermain sama kuat 0-0. Bermain di hadapan pendukung sendiri, PSMS gagal mencetak satu gol pun. Alhasil, mereka harus puas dengan hanya mendapat satu poin dan tertahan di posisi ketiga.

Walaupun demikian, tim berjuluk Ayam Kinantan itu masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 12 besar. Sebab mereka masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Sriwijaya FC pada Minggu 17 Desember mendatang. Di laga melawan Sriwijaya FC itu, mereka wajib mengamankan poin penuh demi mendapatkan satu tempat di babak 12 besar.

Namun mirisnya, pasca pertandingan kemarin, suporter PSMS Medan tak menerima hasil imbang tersebut. Sampai-sampai, mereka melakukan tindakan tak terpuji di dalam stadion usai peluit panjang dibunyikan. Para suporter merusak stadion yang sejatinya bukan kandang PSMS Medan. Ya, di laga kemarin, Stadion Baharuddin Nasution dijadikan sebagai markas oleh PSMS Medan.

Dalam salah satu cuitan yang dibuat di akun X (dulu twitter) dengan username @temanmenulis, ia mengunggah kondisi stadion pasca pertandingan tersebut digelar. Tampak suporter merusak bench pemain dan staf yang berada tepat di pinggir lapangan.

“Salah satu kelompok suporter PSMS Medan emosi sit @MafiaWasit,” cuit @temanmenulis.

Sampai berita ini dimuat, unggahan tersebut sudah diretweet sebanyak 19 kali, dikutip 29 kali dengan 64 like serta diputar sebanyak 112 ribu. Selain itu, beberapa warganet juga meninggalkan komentarnya di unggahan tersebut. Mereka menyayangkan sikap para suporter yang melakukan tindakan-tindakan yang tak pantas itu.

“Begitulah ciri khas suporter indo,,,” tulis Adivaghania.

“Jujur aku malu sebagai orang Sumut,” balas netizen lainnya dengan username Klan Situmeang.

“Ga rame soal nya bukan suporter dari Pulau Jawa , coba aja kalo yang bikin rusuh suporter dari Pulau Jawa udah di bahas 7hari berturut turut,” pesan netizen lainnya lagi.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid