Timnas Indonesia

Jordi Amat Ceritakan Pengalaman TC Pertama Kali dengan Timnas Indonesia: Sangatlah Berat!

TOPIK BERITA :


NOBARTV NEWS – Meski sudah berpindah-pindah klub Eropa, dari Inggris ke Spanyol lalu dilanjutkan ke Belgia, namun Jordi Amat tetap kesulitan ketika mengikuti pemusatan latihan bersama . Hal itu diungkapkan Amat beberapa waktu lalu. Saat itu, Amat dan Sandy Walsh mengikuti TC Timnas Indonesia di Bandung jelang jumpa Bangladesh di ajang FIFA Matchday.

Saat itu, Jordi Amat dan Sandy Walsh datang ke Indonesia dalam rangka mengurus administrasi naturalisasi. Keduanya diminta datang ke Indonesia oleh PSSI secara langsung. Dan secara kebetulan, Timnas Indonesia tengah mempersiapkan diri jelang jumpa Bangladesh di ajang FIFA Matchday. Kesempatan itu dijadikan keduanya untuk ikut dalam pemusatan latihan meski belum resmi menjadi WNI.

Adapun kini, Jordi Amat telah berada di Indonesia dalam rangka mengikuti pemusatan latihan jelang 2022. Ia menjadi satu dari 28 pemain yang dipersiapkan Shin Tae-yong untuk tampil di even sepak bola dua tahunan itu. Selain dirinya, Sandy Walsh yang merupakan rekan sesama pemain naturalisasi juga ikut dipanggil. Dengan kehadiran keduanya, besar harapan masyarakat Indonesia agar Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF 2022.

Meski di antara 28 tersebut akan dicoret sebanyak lima orang sehingga hanya menyisakan 23 nama, namun nama Amat dan Sandy hampir dipastikan masuk ke dalam 23 nama tersebut. Tak lain tak bukan karena pengalaman yang dimiliki keduanya sangat penting untuk Timnas Indonesia dalam mengarungi Piala AFF tahun ini.

Di sela-sela pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia, Jordi Amat menceritakan pengalamannya membersamai skuad Garuda Indonesia. Untuk diketahui, TC kali ini menjadi TC kedua Amat bersama Timnas Indonesia. Sebagaimana disebutkan tadi, Amat dan juga Sandy sudah pernah mengikuti TC di Bandung pada FIFA Matchday melawan Bangladesh.

Tak seperti TC awal, kini Amat jauh lebih enjoy di pemusatan latihan keduanya. Faktor bermain di klub yang se-iklim dengan Indonesia juga sangat berpengaruh. Saat ini, Amat tercatat sebagai bek tengah milik klub raksasa Malaysia Johor Darul Takzim.

“Latihan pertama di Bandung itu sangatlah berat karena gelombang panas, setelah itu saya beradaptasi cepat,” kata Jordi Amat.

“Saya senang dengan ide dari pelatih (Shin Tae-yong) bagaimana memainkan sepak bola agar lebih mudah dipahami,” tutupnya.

Selain Amat, di posisi center bek Timnas Indonesia saat ini dihiasi oleh nama-nama baru dan juga nama lama. Sebut saja seperti bek muda Muhammad Ferrari. Lalu ada pemain senior Fachruddin Aryanto. Selain kedua nama tersebut, adapula pemain yang baru mendapatkan panggilan lagi seperti Hansamu Yama Pranata dan Andy Setyo.

Adapun Elkan Baggott, bek Gillingham FC itu hampir dipastikan tidak akan membela Timnas Indonesia meski dirinya masuk ke dalam 28 pemain yang dipanggil.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid