Timnas Indonesia

Dikenal sebagai Pelatih Bertangan Besi, Ramadhan Sananta Jadi Korban Ketiga Shin Tae-yong!



Dikenal sebagai Pelatih Bertangan Besi, Ramadhan Sananta Jadi Korban Ketiga Shin Tae-yong!
Ramadhan Sananta

NOBARTV NEWS – Nasib apes menimpa striker anyar , Ramadhan Sananta. Masuk sebagai pengganti di laga debutnya melawan Curacao, pemain muda PSM Makassar itu hanya bermain selama beberapa menit – kemudian diganti oleh striker lainnya, M. Rafli. Kabar berembus jika sang pemain alami cidera sehingga harus digantikan karena berpengaruh terhadap performanya.

Sebagaimana diketahui, ia dan satu pemain PSM lainnya yakni Yakob Sayuri menjadi salah dua debutan Timnas Indonesia di FIFA Matchday kali ini. Pertama kali dipanggil, maka pertama kali pula keduanya merasakan arahan dan pola pelatihan dari sang nakhoda Shin Tae-yong.

Sebelumnya, Shin memang terkenal dengan cara melatihnya yang super padat dan keras. Beberapa waktu lalu, Shin diberitakan media Vietnam bahwa ia menjemur anak asuhnya di bawah terik matahari siang bolong di Surabaya ketika menangani Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023.

“Timnas Indonesia U-19 harus mengikuti latihan yang sangat ketat dari Shin Tae-yong. Banyak pemain yang hampir pingsan,” tulis media Vietnam The Thao.

Baca Juga:  Menanti Kontrak Baru STY lewat Duel Indonesia vs Yordania

“Latihan dimulai dari pukul 10 pagi hingga 12 siang dengan intensitas ringan dan sedang. Para pemain harus mandi di bawah sinar matahari tanpa menggunakan topi,” lanjut media tersebut.

Selain itu, STY dikenal sebagai pelatih yang bertangan besi. Jika ada pemain yang memang menghambat perkembangan permainan, ia tak akan segan-segan untuk menggantinya. Meski sang pemain baru turun selama beberapa menit.

Hal itu pernah terjadi ketika SEA Games 2021 di Vietnam beberapa waktu lalu. Saat itu, Shin mengganti Ronaldo Kwateh ketika sang wonderkid baru turun beberapa menit. Hal serupa juga pernah dilakukan STY ketika menggantikan Ezra Walian karena performa sang striker dianggap bermasalah. Saat itu, Ezra Walian dkk tengah mengikuti 2020.

Sehingga apa yang dilakukan Shin Tae-yong kepada Ramadhan Sananta semalam bukanlah hal biasa. Meski masuk selama 15 menit dan sempat membuat peluang, bukan hal yang mengejutkan karena ia mengganti sang pemain. Terlebih, Sananta dikabarkan alami cidera dalam laga tersebut.

Baca Juga:  Head to Head Indonesia vs Yordania: Siapa Lebih Unggul?

Rumor cidera yang diderita Sananta sempat ditanyakan oleh salah satu netizen dalam unggahan video gol yang di-posting @Indostransfer di akun twitternya.

“Min mo tanya, kenapa Sananta diganti? Cedera kah? Padahal mainnya bagus, dan ciptakan peluang yg hampir gol?” tanya seorang netizen.

Pertanyaan tersebut dibalas oleh netizen lainnya dan menerangkan bahwa Sananta menjadi korban benturan dengan pemain Curacao – sehingga usai benturan tersebut, pergerakan Sananta tidak terlihat lagi.

“Sempet benturan sama pemain curacao.. sejak itu lgsg “menghilang” dari permainan,” balasnya.

Namun apapun itu, kebijakan Shin dengan menggantikan Sananta meski sang pemain hanya bermain beberapa menit berbuah manis. Indonesia sukses melumat Curacao dengan skor tipis 3-2.

Tim berperingkat 84 dunia itu takluk oleh tim yang bahkan tidak masuk dalam 150 besar FIFA. Siapa itu? Indonesia.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid