Timnas Indonesia

Pelatih Persis Tak Terima Klaim STY kalau Sananta Tak Mampu Main 90 Menit



NOBARTV NEWS – Pelatih Persis Solo Leonardo Medina merasa keberatan alias tidak terima dengan statement Shin Tae-yong terkait kemampuan fisik anak asuhnya. Oleh STY, Ramadhan Sananta disebut tidak bisa bermain selama 90 menit pertandingan.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu, berhadapan dengan Brunei Darussalam di ajang 2026 zona Asia ronde pertama. Dalam ronde pertama ini, kedua tim berjumpa dalam dua pertandingan alias dua leg.

Leg pertama dilangsungkan di markas Indonesia yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta. Sementara itu, leg kedua digelar di Stadion Hasanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Dalam dua pertandingan tersebut, skuad Garuda sukses menang telak dengan skor agregat 12-0. Enam gol dilesakkan Timnas Indonesia ketika bertindak sebagai tuan rumah serta enam gol lainnya ketika bermain tandang. Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia melangkah ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia grup F. Di grup F tersebut, anak asuh Shin Tae-yong itu telah dinanti oleh tiga tim kuat yakni Timnas Vietnam, Timnas Filipina, dan Timnas Irak. Bulan depan (Nopember), dua dari tiga lawan tersebut akan dihadapi oleh skuad Garuda. Dijadwalkan, Marc Klok dkk akan bertandang ke markas Irak dan Filipina dalam grup F tersebut.

Baca Juga:  Profil Shaun Evans: Wasit Indonesia vs Korsel yang Pernah Bikin Kesal Suporter Persib dan Timnas Indonesia

Adapun terkait kemenangan besar kemarin, Shin Tae-yong membuat sebuah pernyataan yang sedikit membingungkan. Pelatih asal Korea Selatan itu menyoroti salah satu penampilan striker andalannya yakni Ramadhan Sananta. Di laga kontra Brunei, Sananta mengemas tiga gol – yang di mana dua gol diciptakan pada leg pertama serta satu gol lagi di leg kedua.

Pelatih Persis Tak Terima Klaim STY kalau Sananta Tak Mampu Main 90 Menit
Ramadhan Sananta beraksi bersama Timnas Indonesia

Kata Shin, Sananta belum bisa bermain selama 90 menit full dalam sebuah pertandingan. Fisik striker muda asal Persis Solo itu dianggap belum bisa prima jika harus dijadikan starter dan bermain sampai peluit panjang babak kedua berakhir. Oleh karena itu, di laga kontra Brunei kemarin, Sananta selalu bermain sebagai pemain pengganti baik itu di leg pertama maupun kedua.

“Untuk Sananta memang secara otot tidak bisa bermain 90 menit,” kata Shin Tae-yong.

Baca Juga:  Begini Kata Pelatih Korea Selatan soal Duel dengan Indonesia di Babak 8 Besar

“Saya sedang berusaha untuk bisa mengubah itu (fisik Sananta). Sananta sendiri juga harus berusaha agar fisiknya bisa untuk bermain 90 menit,” ujarnya menambahkan.

“Saya memikirkan banyak hal ketika saya memutuskan untuk melakukan rotasi ini,” pungkas eks pelatih Timnas Korea Selatan itu.

Namun ternyata, klaim Shin Tae-yong terhadap fisik Sananta ini mengundang reaksi berbeda dari pelatih Persis Leonardo Medina. Berbeda dengan STY, sang pelatih justru menyebut fisik Sananta sangat baik dan mampu untuk bertanding sepanjang laga dimainkan.

“Sananta kita tahu pemain terbaik, Dia memang merasa capek (Setelah bermain untuk timnas Indonesia),” kata Leonardo Medina.

“Dia bisa main penuh dalam sebuah pertandingan. Saya tahu dia bisa,” ucapnya menambahkan.

“Saya mendengar komentar tentang dia tidak bisa main 90 menit, tapi saya tidak tahu (alasan) mengenai komentar itu. Saya respek ke Shin Tae-yong, mungkin Sananta di timnas merasakan sesuatu saya tidak tahu, tapi saya percaya dia bisa main 90 menit,” tuturnya memungkasi.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

One Comment