Timnas Indonesia

Kapten Timnas U-20 Muhammad Ferrari Bicara Kelemahan Terbesar Skuadnya!



NOBARTV NEWS – Kapten U-20 Muhammad Ferrari membeberkan kekurangan utama timnya setelah mengikuti serangkaian pemusatan latihan dan uji coba di Turki. Kekurangan tersebut harus segera dievaluasi demi tampil maksimal di tahun depan.

Diketahui, skuad Garuda muda baru saja menyelesaikan seluruh program uji coba selama di Turki. Total, ada 7 laga uji coba yang diikuti oleh Marselino Ferdinan dkk. Pertama melawan Cakallikli Spor, lalu Timnas Turki U-20, menghadapi Timnas Moldova U-20 sebanyak dua kali. Lalu berhadapan dengan tim lokal Antalyaspor U-20, menentang tim asal Norwegia Baerum SK U-20, dan terakhir melawan tim Timur Tengah Al-Adalah.

Dari ke-tujuh uji coba tersebut, Timnas Indonesia sukses membuat tiga kemenangan masing-masing atas Cakallikli Spor (2-1), Timnas Moldova (3-1 pertemuan pertama), dan Antalyaspor U-20 (3-2). Timnas Indonesia imbang sebanyak dua kali atas Timnas Moldova U-20 (0-0 pertemuan kedua) dan Baerum SK U-20 (3-3). Garuda muda telan kekalahan dua kali masing-masing atas Timnas Turki U-20 (2-1) dan Al-Adalah (2-0).

Baca Juga:  Bebas dari Hukuman, Sananta Bisa Dimainkan di Laga Indonesia vs Korea Selatan

Dari ketujuh uji coba tersebut, STY memiliki pandangan tersendiri tentang skuadnya. Namun di laga uji coba terakhirnya di Turki tadi malam, pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu mengaku puas dengan hasil pertandingan meskipun anak asuhnya menelan kekalahan.

“Untuk isi pertandingan saya kira oke. Saya lumayan puas. Tetapi memang untuk kemasukan gol yang harus diperbaiki agar bisa lebih baik lagi ke depannya,” ujar STY usai laga semalam.

Berbeda dengan sang pelatih, kapten Garuda muda Muhammad Ferrari justru menyoroti kelemahan utama yang ada pada timnya. Katanya, skuad Garuda muda masih memiliki masalah dalam hal set piece.

“Evaluasi pertama yang kita tingkatkan masalah set piece karena ke depan kita akan tampil di Piala Dunia dengan postur lawan yang lebih tinggi. Kami harus lebih kuat lagi dalam hal-hal bola mati karena itu kelemahan utama di tim sekarang,” ujar Muhammad Ferrari.

Baca Juga:  Profil Shaun Evans: Wasit Indonesia vs Korsel yang Pernah Bikin Kesal Suporter Persib dan Timnas Indonesia

Namun di sisi lain, Muhammad Ferrari sependapat dengan STY bahwa pertandingan melawan Al-Adalah semalam merupakan salah satu pertandingan terbaik Garuda muda. Alasan utamanya adalah tim yang dihadapi Garuda muda itu bukanlah tim sembarang. Al-Adalah adalah salah satu klub Saudi Pro League atau kasta tertinggi Saudi. Jadi, kalah dengan skor 2-0 namun sempat membuat tim sekelas Al-Adalah kerepotan merupakan sebuah prestasi tersendiri bagi skuad Garuda muda.

“Cukup bagus untuk persiapan ke depan. Di babak pertama kami juga mampu membuat beberapa peluang tapi belum bisa kita maksimalkan,” jelas Ferrari.

“Kami bisa cukup menguasai permainan walau mereka tim bagus dan dari Liga 1 tim Arab tapi kami bisa mengimbangi permainan walau kesalahan kurang fokus di menit-menit akhir,” tutupnya kemudian.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

8 Comments