Timnas Indonesia

Pernah Disandingkan dengan Pratama Arhan, Begini Cerita Robi Darwis Temukan Jurus Lemparan Jitu!



NOBARTV NEWS memiliki dua sosok pemain yang memiliki keahlian serupa. Menariknya, kedua pemain ini bermain untuk kelompok timnas yang berbeda. Pratama Arhan untuk tim senior sedangkan Robi Darwis di Timnas U-20. Keduanya sama-sama memiliki keahlian dalam melempar bola ke dalam lapangan.

Diketahui, Robi Darwis beberapa hari lalu membuat satu assist untuk gol Muhammad Ferrari ketika Garuda muda jumpa Timnas Moldova U-20 di laga uji coba. Saat itu, skuad asuhan STY menang telak dengan skor akhir 3-1. Satu dari tiga gol yang dicetak Garuda muda dihasilkan dari lemparan Robi Darwis yang kemudian disambut oleh Muhammad Ferrari sehingga menghasilkan gol.

Bukan kali ini saja, Robi juga pernah melakukan lemparan ke dalam yang langsung membuahkan gol. Saat itu, Hokky Caraka mengkonversi sebuah gol melalui skema lemparan dalam yang diberikan Robi. Saat itu, Garuda muda tengah melakoni matchday pertama Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 grup F melawan Timnas Timor Leste.

Menariknya, Pratama Arhan telah lebih dulu dikenal dengan senjata andalan tersebut. Beberapa waktu lalu, Arhan bahkan mencetak assist untuk gol Fachruddin Aryanto ke gawang Timnas Curacao lewat skema tersebut. Gol Fachruddin tersebut dicetak ketika Timnas Indonesia senior bertemu Curacao di ajang FIFA Matchday.

Kemiripan skill yang dimiliki Robi membuat dirinya disandingkan dengan Arhan. Namun ternyata, Robi mengakui jika keahlian tersebut bukan karena ia meniru seniornya tetapi karena dirinya memang melatihnya (lemparan ke dalam) sejak dulu. Saat itu, Robi mulai melakukannya ketika masih di SSB (Sekolah Sepak Bola) pada tahun 2010 lalu.

“Lemparan jauh dari kecil sudah bisa, awalnya dari kompetisi Magma 2010 kalau tidak salah. Robi main pertama dalam kompetisi, ada bola out,” ujar Robi kepada Bolasport.

Semula, gelandang milik Persib Bandung ini tak menyangka jika lemparan yang ia lakukan bisa jauh dan tepat sasaran.

“Robi coba ambil, langsung coba throw-in ke gawang, eh tahunya nyampe,” ujarnya lagi.

Semenjak itu, Robi mendapatkan instruksi dari sang pelatih sehingga sampai saat ini ia masih mengandalkan skill tersebut untuk mencetak assist secara langsung.

“Dari situ pelatih menginstruksikan untuk selalu memanfaatkan kelebihan Robi yang sebelumnya enggak ada yang tahu.”

“Terbukti alhamdulillah dari throw-in ini jadi banyak terjadi gol. Jadi terbilang assist lemparan.”

“Jadi ini lebih ke belajar sendiri, supaya lemparan jauhnya tidak cuma asal jauh saja,” paparnya.

Kini, Robi masih terus mengasah kemampuannya agar semakin baik dari hari ke hari. Katanya, ia sedang mendalami bagaimana cara melakukan lemparan yang tak tepat sasaran saja namun memiliki power yang jauh lebih kuat.

“Ya, sekarang lebih didalami ingin konsisten lemparan itu serasa shooting lebih keras gitu, lebih membahayakan tim lawan, enggak cuman jauh saja,” tutupnya.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

3 Comments