Timnas Indonesia

Masa Jabatan Pelatih Timnas Indonesia Sejak Tahun 2010-2022: STY Terlama – Luis Blanco Tersingkat, Cuma 1 Bulan!

TOPIK BERITA :


NOBARTV NEWS – Meski ditunjuk sebagai pelatih sejak tahun 2020 lalu, ternyata masa jabatan yang sudah diemban STY melebihi masa bakti beberapa pelatih Timnas Indonesia sebelumnya. Bahkan, ia menjadi pelatih terlama dalam satu dekade belakangan ini. Berikut daftar pelatih Timnas Indonesia sejak 2010 dan masa jabatannya.

1. Alfred Riedl (2010-2011)

Alfred Riedl memiliki kenangan manis ketika menangani Timnas Indonesia. Pada tahun 2010 lalu, mendiang Alfred Riedl berhasil membawa Timnas Indonesia ke putaran final 2010. Saat itu, Timnas Indonesia berhadapan dengan sang rival Malaysia.

Meski gagal membawa skuad Garuda sebagai juara, namun kenangan tersebut menjadi cerita tersendiri bagi banyak orang. Di periode ini, Alfred Riedl menangani Timnas Indonesia selama 1 tahun 2 bulan 9 hari.

2. Wim Rijsbergen (2010)

Menggantikan Riedl, Wim Rijsbergen hanya melatih selama 5 bulan 25 hari saja. Eks pelatih FC Groningen ini membersamai Timnas Indonesia dalam 7 pertandingan dengan raihan 1 kali menang, 1 imbang, dan sisanya selalu menelan kekalahan.

3. Aji Santoso (2011-2012)

Kebersamaan Aji Santoso jauh lebih sebentar dari Wim Rijsbergen. Aji yang saat ini menangani klub Liga Indonesia Persebaya Surabaya ini hanya bertahan selama 4 bulan 26 hari saja.

4. Nil Maizar (2012-2013)

Perjalanan karir Nil Maizar dengan Timnas Indonesia sangatlah miris. Menjadi pelatih kepala selama 8 bulan 13 hari, Nil hanya memainkan 2 laga tanpa pernah meraih kemenangan sama sekali.

5. Luis Manuel Blanco (2013)

Entah apa dasar PSSI menunjuk Manuel Blanco sebagai pelatih Timnas Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia tidak pernah memainkan satu laga pun. Ia menjadi pelatih dengan masa bakti tersingkat di Timnas Indonesia dengan masa jabatan 1 bulan 11 hari.

6. Jackson F Thiago (2013)

Melatih Timnas Indonesia selama 8 bulan 19 hari, Jackson F Thiago sukses membawa Timnas Indonesia meraih 2 kali kemenangan 1 kali imbang dan 3 kali telan kekalahan dari total 6 laga yang ia pimpin bersama skuad Garuda.

7. Alfred Riedl (2013-2015)

Lagi, PSSI menunjuk Alfred Riedl setelah beberapa tahun sebelumnya memberhentikannya. Sekembalinya memimpin Timnas Indonesia, PSSI memberikan waktu lumayan lama bagi Riedl untuk menangani Timnas Indonesia. 1 tahun 1 bulan 4 hari menjadi periode kedua Riedl tangani Timnas Indonesia.

8. Benny Dollo (2015)

Pelatih yang cukup moncer ketika melatih Sriwijaya FC ini hanya diberikan masa jabatan selama 3 bulan 6 hari saja oleh PSSI. Setelah itu, ia diganti oleh pelatih asing lainnya.

9. Pieter Husitra (2015)

Pelatih asal Belanda ini resmi menggantikan posisi Beny Dollo dari kursi kepelatihan sementara Timnas Indonesia. Sayang, penunjukan Pieter Husitra bukan sebuah jawaban bagi PSSI sehingga federasi menggantinya setelah hanya menjabat selama 7 bulan 3 hari.

10. Alfred Riedl (2016)

Untuk ketiga kalinya, Riedl lagi-lagi tangani Timnas Indonesia. 3 bulan 17 hari menjadi masa jabatan terakhir yang diberikan oleh PSSI kepada sang mendiang.

11. Luis Milla (2017-2018)

Luis Milla sangat dikenal oleh publik sepakbola saat ia menangani Timnas Indonesia. Tak tanggung-tanggung, Timnas Indonesia yang saat itu ditanganinya tampil gemilang di Asian Games 2018. Namun sayang, pelatih yang saat ini menjadi arsitek untuk klub Indonesia Persib Bandung ini harus mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia dalam kurun waktu 1 tahun 9 bulan 1 hari.

12. Bima Sakti (2018)

Saat ini, Bima merupakan pelatih Timnas Indonesia U-17. Dan ternyata, ia pernah menangani Timnas senior meski hanya sebentar saja. 3 bulan 30 hari Bima tangani Timnas Indonesia pada tahun 2018 lalu.

13. Simon McMenemy (2019)

Entah apa dasar PSSI menunjuk Simon sebagai pelatih Timnas Indonesia saat itu. Terpilihnya Simon sempat menjadi tanda tanya dari banyak kalangan suporter dan juga pengamat sepakbola nasional.

Pelatih asal Skotlandia itupun hanya membersamai Timnas Indonesia selama 10 bulan 13 hari.

14. Shin Tae-yong (2020-sekarang)

Shin menjadi pelatih terlama yang pernah menangani Timnas Indonesia sejak tahun 2010 lalu. Di bawah komandonya, Timnas Indonesia tampil cemerlang. Ia membawa Timnas Indonesia yang sebelumnya berada di peringkat 170-an FIFA hingga ke posisi 152.

STY juga membawa skuad Garuda muda tampil di Piala Asia U-20 dan Timnas senior di Piala Asia 2023.

Terhitung sejak kedatangannya sampai hari ini, 8 Oktober 2022, STY telah membersamai skuad Timnas Indonesia selama 2 tahun 9 bulan 7 hari.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

18 Comments