Timnas Indonesia

PSSI-nya Thailand Laporkan Insiden Pelemparan Bus kepada AFF

TOPIK BERITA :


NOBARTV NEWS – Insiden memilukan terjadi ketika skuad Thailand jumpa pada Kamis lalu. Ketika rombongan Timnas Thailand menuju stadion, bus mereka ditimpuk batu oleh oknum suporter Timnas Indonesia. Atas kejadian tersebut, FAT (Federasi Sepak Bola Thailand) disebut telah melaporkannya ke AFF.

Diketahui, pada matchday ke-tiga grup A 2022 kemarin, skuad Garuda mendapat jatah untuk menjamu tim kuat Thailand di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Meski pertandingan belum dimulai, namun kedua tim sama-sama mengincar kemenangan. Bahkan Timnas Indonesia lebih dari itu, mereka tidak hanya membawa misi kemenangan saja. Akan tetapi, Marc Klok dkk juga ingin membalas dendam usai di pertandingan terakhirnya (final Piala AFF 2022) kalah telak dari sang lawan.

Percik-percikan persaingan pun tercium jauh sebelum laga. Namun tak ada yang menyangka jika kejadian memalukan justru terjadi beberapa saat sebelum pertandingan dimulai.

Ketika hendak menuju GBK, bus skuad Thailand ditimpuk batu oleh oknum suporter Timnas Indonesia. Tidak hanya itu, kendaraan yang mereka tumpangi juga dipukul-pukul. Mirisnya, aparat kepolisian yang mengawal skuad Thailand hanya satu mobil. Itu pun posisi mobil berada tepat di depan bus. Sehingga dari sisi kiri dan kanan, mereka mendapatkan lemparan batu berulangkali yang menyebabkan kaca bus retak di beberapa bagian.

Baca Juga:  Indonesia vs Yordania: Skuad Garuda di Ambang Sejarah

Atas kejadian tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan telah meminta maaf. Ia mengaku lalai karena memberikan pengawalan yang kurang memadai kepada skuad Gajah Perang. Sang Ketum berjanji di kemudian hari tak akan ada lagi peristiwa serupa lagi. Baik untuk Timnas Thailand maupun tim-tim lain yang akan bertandang ke Indonesia nanti.

Meski demikian, menurut beberapa kabar yang beredar, Sekertaris Jenderal FAT Patit Suphaphong akan melaporkan peristiwa memilukan itu kepada AFF. Patit disebut mengantongi bukti berupa foto hingga video insiden tersebut.

“Asosiasi telah mengirimkan banyak bukti kepada penyelenggara kompetisi sejak mala. Artinya, pihak asosiasi telah menginformasikan Indonesia untuk membantu penyelidikan,” kata Patit Suphaphong dilansir dari media asal Thailand Main Stand.

“Saat pertandingan usai, kami mengumpulkan bukti, termasuk foto, video dari penggemar sepak bola, dan juga mengirimkannya ke manajemen kompetisi,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga:  Begini Penjelasan PSSI soal Kepergian Nathan Tjoe-A-On dari Timnas U23

“Ketika kejadian itu, saya menelepon staf tim dan mengatakan kepada mereka untuk tidak khawatir.”

Patit menyebut kedua tim bisa bertemu lagi. Satu-satunya peluang keduanya untuk bertemu adalah di partai final. Jika hal itu terjadi, maka dipastikan Thailand akan kembali ke Indonesia untuk melakoni salah satu leg final. Patit pun meminta kejadian serupa jangan sampai terulang lagi.

“Masih ada potensi insiden seperti ini terjadi lagi. Di mana kita, Indonesia dan Thailand masih memiliki kesempatan untuk bertemu lagi di final. Kami harus berpikir bahwa jika kami bertemu lagi, tidak boleh ada insiden di mana para penggemar begitu dekat,” tutupnya.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

3 Comments