Timnas Indonesia

Jadi Striker Tertua di Timnas Indonesia, Spaso Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong



NOBARTV NEWS – Ilija Spasojevic resmi menjadi 1 dari 28 pemain yang dipersiapkan STY untuk mengarungi 2022. Berposisi sebagai striker, Spaso siap membuktikan dirinya di hadapan Shin Tae-yong meski ia menjadi striker tertua di antara pemain lainnya.

Diketahui, pada awalnya, nama Spasojevic tidak masuk dalam daftar 28 pemain yang dipersiapkan Shin Tae-yong. Hanya saja, ketika skuad Garuda Indonesia memulai pemusatan latihan di training ground milik Bali United sejak 28 November lalu, satu di antara pemain lokal yakni Dimas Drajad tak juga tampak. Lebih dari tiga hari striker Persikabo 1973 itu tak menampakkan hidungnya.

Ternyata, striker yang tengah naik daun itu sedang dilanda cidera. Hal itu telah dikonfirmasi oleh tim dokter Persikabo 1973 dr. Ihsan. Dan dengan segera, Shin mencari penggantinya – dan terpilihlah nama striker gaek Ilija Spasojevic.

Untuk ukuran pesepakbola yang bermain di sektor penyerang, Spaso bukanlah sosok yang ideal. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu sudah menginjak usia 35 tahun. Sebuah usia yang terbilang ‘ringkih' untuk pesepakbola profesional zaman ini.

Namun tentu Shin memiliki maksud di balik itu semua. Meski sudah berusia senja – bahkan menjadi striker tertua di antara nama-nama yang dipanggil Shin, pada kenyataannya Spaso moncer bersama klubnya Bali United. Di musim ini, Spaso telah mencetak 7 gol dan 1 assist di ajang . Torehan tersebut ia raih dari 11 pertandingan bersama Bali United.

Dan kini, di Timnas Indonesia sendiri, ia akan bersaing dengan nama-nama muda seperti Muhammad Rafli, Dendy Sulistyawan, dan Ramadhan Sananta. Ketiga pemain muda tersebut sama-sama berposisi sebagai striker, namun tak satupun yang mampu menorehkan prestasi sebaik yang sudah diraih Spaso di BRI Liga 1 musim ini.

Striker PSM Makassar Ramadhan Sananta baru mencetak 3 gol dan Dendy Sulistyawan dengan 2 gol. Bahkan, striker Arema FC Muhammad Rafli tak pernah mencetak gol sama sekali.

Maka daripada itu, di usianya yang sudah tak muda lagi, Spaso siap bersaing dengan nama-nama tersebut serta memberikan bukti nyata di hadapan sang pelatih.

Spaso mengungkapkan rasa bangganya karena setelah sekian lama absen, pada akhirnya ia dipanggil lagi untuk memperkuat Timnas Indonesia.

“Saya sangat menikmati dan semua teman-teman di sini sudah saya kenal. Tentu saja saya sangat senang bisa berlatih bersama timnas setelah sekian lama,” kata Spaso.

Dan kini, pemain kelahiran Montenegro ini berharap bisa memberikan bukti nyata kepada sang pelatih.

“Semoga kali ini saya bisa menjawab kepercayaan Coach Shin Tae-yong,” tutupnya.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

6 Comments