Timnas Indonesia

Serba Gratis, PSSI Puji Stadion GBT Setinggi Langit, Akui Ingin Jadikan Surabaya sebagai Kandang Timnas Indonesia



Serba Gratis, PSSI Puji Stadion GBT Setinggi Langit, Akui Ingin Jadikan Surabaya sebagai Kandang Timnas Indonesia
U-20 mendapat jamuan dari makan malam dari Pemkot Surabaya

NOBARTV NEWS – Pagelaran Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 di Surabaya sukses terlaksana. Tanpa kendala sedikitpun, laga yang mempertemukan empat tim dengan total 6 pertandingan itu berjalan lancar. PSSI selaku federasi sepakbola tertinggi di Indonesia pun mengucapkan rasa terima kasih terkhusus kepada Pemkot Surabaya yang telah menjamu dan membantu mereka sehingga event ini sukses diselenggarakan.

Sebagaimana diketahui, Pemkot Surabaya memberikan akomodasi serta trasnportasi secara cuma-cuma kepada seluruh tim yang tergabung di grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 seperti Indonesia, Hongkong, Timor Leste, dan Vietnam. Bukan hanya itu saja, kebutuhan PSSI dan Timnas Indonesia juga hampir disediakan semuanya oleh mereka (Pemkot Surabaya). Maka tak heran jika PSSI melalui sekjennya yakni Yunus Nusi memuji Stadion GBT dan Pemkot Surabaya setinggi langit. Tanpa uang sepeserpun, PSSI mendapatkan suguhan luar biasa dari pemerintah setempat.

Skuad Timnas Indonesia U-20 Hadiri Jamuan Makan Malam di Rumah Dinas Walikota Surabaya Eri Cahyadi

Dalam jamuan makan malam di rumah dinas sang walikota pada Senin malam (19/09), Eri Cahyadi mengapresiasi kinerja Ronaldo Kwateh dkk selama babak kualifikasi kemarin. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula beberapa pejabat PSSI seperti Direktur Teknik Indra Sjafri, Sekertaris Jenderal Yunus Nusi, anggota Exco, dan lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga beliau sudah mengapresiasi perjuangan tim U-20 Indonesia. Ada tuah wali kota, ada tuah Gelora Bung Tomo sehingga anak-anak dengan semangat yang begitu kuat diiringi dengan dukungan 25 ribu suporter dari Surabaya dan sekitarnya,” papar Yunus Nusi dalam jamuan makan malam itu.

Lebih lanjut, Yunus Nusi berharap agar ke depannya banyak kepala daerah yang melakukan hal serupa. Seperti mensupport Timnas Indonesia setiap kali bertanding di daerah yang mereka singgahi. Yunus juga berharap di event selanjutnya, Timnas Indonesia kembali bermain di Surabaya khususnya Gelora Bung Tomo (GBT) – hingga menjadikannya markas Timnas Indonesia. Intinya, Yunus merasa bangga dengan fasilitas yang diberikan Pemkot Surabaya termasuk Stadion yang menurutnya amat memuaskan.

“Tribun dan stadion sudah hampir sempurna, keluar masuknya mudah. Bahkan di luar stadion itu lalu lintas kendaraannya cepat terurai. Karena ada tiga flow keluar masuk kendaraan dengan hampir 30.000 suporter,” tambah Yunus terkait stadion Gelora Bung Tomo.

“Itulah yang kami harapkan dari federasi kepada beberapa daerah yang ada di Indonesia. Mudah-mudahan ini bukan terakhir dan kami berharap di event-event Timnas ke depannya akan berada di Surabaya atau Gelora Bung Tomo,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada jamuan makan malam tersebut, Shin Tae-Yong dan beberapa staf pelatih Timnas Indonesia tidak hadir karena mereka harus terbang ke Bandung untuk menangani Timnas senior. Seperti yang diketahui, sejak Senin 19 September 2022, Nadeo Argawinata dkk telah berada di sana guna mengikuti pemusatan latihan karena tidak kurang dari lima hari lagi, mereka akan melawan Timnas Curacao dalam ajang FIFA Matchday 2022.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

One Comment