Timnas Indonesia

Elkan Baggott hingga Rafael Struick Beri Saran untuk Pemain yang Ingin Abroad ke Luar Negeri



NOBARTV NEWS – Beberapa pemain abroad seperti Elkan Baggott hingga Rafael Struick memberikan saran bagi pesepakbola yang ingin berkarier di luar negeri.

Seperti yang diketahui, tercatat, saat ini Timnas Indonesia memiliki 10 pemain yang meniti karier sepakbolanya di luar negeri. Bermain di luar negeri juga biasa disebut sebagai pemain abroad.

Adapun untuk skuad Garuda, seperti yang disebutkan tadi, terdapat 10 pemain yang tersebar di benua Asia hingga Eropa. Di Asia, Timnas Indonesia memiliki empat pemain yang berkarier di Korea Selatan, Jepang, hingga Malaysia. Asnawi membela klub Korea Jeonnam Dragons, Pratama Arhan di Jepang bersama Tokyo Verdy. Sedangkan Saddil Ramdani dan Jordi Amat masing-masing membela klub Malaysia yakni Sabah FC dan Johor Darul Takzim.

Di Eropa – tepatnya di Belanda, duo pemain muda Ivar Jenner dan Rafael Struick masing-masing berkompetisi untuk klub kasta kedua yakni Jong FC Utrecht U-21 dan ADO Den Haag. Sedangkan di Norwegia ada Shayne Pattynama bersama Viking FK. Untuk Inggris ada Elkan Baggott yang diketahui membela divisi kedua EFL Championship Ipswich Town.

Di Belgia, Sandy Walsh bermain di kompetisi tertinggi bersama KV Mechelen. Sedangkan Marselino Ferdinan untuk divisi keduanya dengan KMSK Deinze.

Untuk bermain di luar negeri, sudah tentu sangat sulit untuk dilakukan. Seorang pemain harus memiliki skill dan bermental baja. Seperti Saddil Ramdani, Pratama Arhan, hingga Marselino Ferdinan misalnya. Selain memiliki mental yang kuat, mustahil bagi klub luar negeri untuk merekrut mereka tanpa adanya skill yang mumpuni.

Begitupun dengan para pemain yang sudah sejak awal bermain di luar negeri. Seperti para pemain naturalisasi misalnya. Nama-nama seperti Ivar Jenner, Jordi Amat, hingga Sandy Walsh belum pernah meniti karier di Liga 1 (Indonesia).

Sejak belia, mereka sudah menjalani karier sepakbolanya di luar negeri. Akan tetapi, sebetulnya hal tersebut tak ada bedanya dengan para pemain lokal Indonesia yang baru mencicipi karier sepakbolanya ketika sudah dewasa. Artinya, entah itu pemain lokal maupun naturalisasi memiliki syarat yang sama untuk bisa direkrut oleh klub-klub luar negeri tersebut. Selayaknya pemain lokal yang wajib memiliki skill serta mental yang kuat, para pemain naturalisasi pun demikian.

Ivar Jenner, Rafael Struick, Sandy Walsh, hingga Shayne Pattynama juga wajib memiliki skill dan mental yang kuat. Tanpa dua hal tersebut, mustahil bagi mereka untuk tetap berada di klub yang kini dibelanya.

Kemarin, dalam sebuah wawancara singkat, tiga pemain abroad yakni Rafael Struick, Elkan Baggott, hingga Pratama Arhan memberikan sedikit tips bagi siapapun yang ingin bermain di luar negeri.

“Satu-satunya hal yang dapat Anda kendalikan adalah seberapa baik Anda bermain di klub Anda. Berkonsentrasilah untuk tampil baik. Dan yang terbaik yang bisa Anda lakukan,” kata Elkan Baggott.

Sementara itu, Rafael menitikberatkan pada kata ‘fokus.' Untuk bisa bermain di luar negeri, satu syarat mutlak yang harus dimiliki adalah fokus. Seorang pemain harus fokus dengan tujuan utamanya. Fokus yang dimaksud oleh Rafael adalah dalam hal pengembangan diri.

“Jangan terlalu fokus bermain di Eropa. Fokus saja pada pengembangan diri dulu. Baru kemudian Anda bisa melakukannya selangkah demi selangkah,” kata winger ADO Den Haag itu.

Adapun Pratama Arhan, eks fullback PSIS Semarang itu meminta bagi siapapun yang ingin bermain di luar negeri untuk memasang keinginan. Sebab jika sudah ada keinginan, maka hal-hal lain akan pasti bisa dilakukan.

“Dari diri sendiri ada kemauan atau tidak untuk bermain di luar negeri untuk meningkatkan kemampuan? Dari pribadi sih menurut saya, tinggal ada kemauan apa tidak. Kalau pemain muda ada kemauan pasti semua bisa,” tutur Arhan.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

3 Comments