Timnas Indonesia

Efek TC Bersama Timnas Senior, Muhammad Ferrari Mantap untuk Berkarir di Luar Negeri Tahun Depan



NOBARTV NEWS – Muhammad Ferrari bangga betul dengan kesempatan yang diberikan kepadanya untuk turut membela di 2022. Untuk diketahui, Piala AFF 2022 merupakan ajang kedua yang diikuti oleh pemain muda Persija Jakarta ini. Sebelumnya, Ferrari juga tampil di ajang FIFA Matchday 2022 melawan Timnas Curacao.

Di antara deretan pemain Timnas Indonesia yang berposisi sebagai bek tengah, Ferrari menjadi pemain termuda. Saat ini, Ferrari berumur 19 tahun. Ia menjadi paling muda dibandingkan bek tengah lainnya seperti Fachruddin Aryanto (33), Jordi Amat (30), Andy Setyo (25), Rachmat Irianto (23), dan Hansamu Yama Pranata (27).

Kesempatan bermain bersama Timnas senior ini dimanfaatkan dengan sangat baik olehnya. Bagaimana tidak, di klubnya Persija Jakarta, Ferrari berguru kepada sosok Ondrej Kudela yang merupakan bek tengah Timnas Republik Ceko. Sedangkan di Timnas Indonesia, ia berguru kepada pemain senior seperti Fachruddin Aryanto. Dan jangan lupa juga dengan Jordi Amat yang merupakan bek naturalisasi dengan segudang pengalaman di daratan Eropa.

Di luar dari pemain yang berposisi sebagai bek tersebut, Ferrari juga belajar banyak dari para pemain abroad seperti Asnawi Mangkualam Bahar (Ansan Greeners), Pratama Arhan (Tokyo Verdy), Saddil Ramdani (eks Sabah FC), Egy Maulana Vikri (eks FC ViOn Zlate Moravce), Sandy Walsh (KV Mechelen), Jordi Amat (Johor Darul Takzim), hingga Witan Sulaeman (AS Trencin). Baginya, belajar dari mereka merupakan kesempatan baik untuk karirnya ke depan.

“Tentunya sangat senang, ini kesempatan yang baik buat saya dan karier saya untuk ke depannya bisa dapat pengalaman dari mereka yang bermain di luar negeri,” kata Ferrari yang juga menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia U-20 itu.

“Dan mendapatkan apa yang mereka rasakan di luar negeri, saya bisa dapat ilmunya,” ujarnya menambahkan.

Efek yang ditimbulkan setelah mengikuti sesi latihan bersama pemain abroad mengubah mindset bek muda kelahiran 21 Juni 2003 ini. Kehadiran pemain abroad tersebut membuat Muhammad Ferrari semakin terpacu untuk melanjutkan karirnya di luar negeri.

Lebih lanjut, Ferrari menargetkan dirinya untuk bisa hengkang ke klub luar negeri pada tahun depan atau ketika musim 2022-2023 telah berakhir.

“Untuk karier saya ya semoga tahun depan bisa bermain di luar negeri,” tutupnya.

Dan dengan diikutsertakannya Muhammad Ferrari ke Piala AFF 2022 ini, ia resmi menjadi pemain tersibuk kedua di skuad Garuda muda setelah Marselino Ferdinan. Sama seperti Marselino, di tahun depan, Ferrari dan gelandang serang Persebaya Surabaya itu akan kembali tampil memperkuat skuad Garuda muda di Piala Asia U-20 dan 2023.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

One Comment