Timnas Indonesia

Belum Dilirik STY tapi Tetap Pindah Federasi, Cyrus Margono Dibela Kemenpora: Tidak Perlu Rekomendasi!



NOBARTV NEWS – Kiper Panathinaikos B Cyrus Margono tetap melanjutkan proses perpindahan federasi meskipun dirinya belum dibutuhkan oleh . Keputusan Cyrus tersebut mendapat dukungan dari Kemenpora dalam hal ini staf ahli Hamdan Hamedan.

Seperti diketahui, di antara banyaknya pemain keturunan (Indonesia) yang berada di luar negeri, agaknya, hanya Cyrus Margono lah yang benar-benar mempersiapkan diri untuk menjadi WNI tanpa rekomendasi dari PSSI.

Ya, sebelum-sebelumnya, jika terdapat pemain potensial keturunan di luar negeri, biasanya PSSI lah yang menjadi sosok utama yang akan menawarkan proses naturalisasi kepada pemain yang bersangkutan. Untuk hal ini, PSSI bergerak atas saran dari Shin Tae-yong. Jika Shin menganggap sang pemain layak menjadi bagian dari skuad Garuda, maka pelatih asal Korea Selatan itu akan merekomendasikan nama mereka ke PSSI. Tanpa rekomendasi STY, PSSI tidak akan bergerak.

Kemarin, lewat rekomendasi sang pelatih, PSSI sukses menaturalisasi lima pemain keturunan. Proses naturalisasi tersebut diawali dari saran Shin Tae-yong, kemudian PSSI meminta berkas sang pemain, setelah itu dokumen yang diminta diserahkan ke Kemenpora RI. Tak selesai sampai di sana, adapula sidang DPR RI dari dua komisi berbeda hingga akhirnya mendapatkan persetujuan dari Presiden RI.

Setelah dari Presiden, para pemain naturalisasi tersebut akan melakukan prosesi akhir yakni melakukan sumpah WNI di Kantor Kementerian Hukum dan HAM.

Baca Juga:  Beragam Reaksi Kocak Netizen usai Indonesia Lolos ke 8 Besar Piala Asia U23 2024

Lima pemain yang akhirnya dinaturalisasi tersebut adalah Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, dan terakhir Rafael Struick. Baru-baru ini, PSSI juga sedang melakukan proses naturalisasi tersebut kepadasatu pemain lainnya yakni Jay Idzes. Jay merupakan pemain keturunan yang kini bermain untuk klub Serie-B Venezia. Selain Idzes, salah satu pemain anyar Swansea City Nathan juga disebut akan segera mengikuti langkah Idzes.

Belum Dilirik STY tapi Tetap Pindah Federasi, Cyrus Margono Dibela Kemenpora: Tidak Perlu Rekomendasi!
Cyrus Margono ketika bermain untuk klub Yunani Panathinaikos B

Sayangnya, untuk pemain keturunan dengan posisi penjaga gawang, Shin Tae-yong lewat PSSI mengaku belum membutuhkannya. Shin merasa Timnas Indonesia sudah memiliki pemain yang cukup tangguh di posisi tersebut. Sebut saja seperti Ernando Ari, Syahrul Trisna, hingga Nadeo Argawinata.

Atas dasar itu, PSSI mengaku belum berniat untuk menambah stok pemain keturunan di posisi penjaga gawang.

Namun menariknya, salah satu pemain keturunan yang kebetulan memiliki paspor ganda yakni Cyrus Margono baru-baru ini diketahui sedang melakukan proses perpindahan federasi. Dikarenakan ia tidak sempat memilih kewarganegaraan, maka untuk proses perpindahan warga negara ini, ia tidak membutuhkan proses naturalisasi.

Sama seperti pemain keturunan lainnnya, Cyrus juga berharap untuk membela timnas Indonesia kendati ia belum pernah diminta untuk memperkuat skuad Garuda. Akan tetapi, ia akan tetap melakukan proses perpindahan federasi tersebut sebagai bentuk keseriusan serta jaga-jaga kalau saja suatu hari nanti ia dibutuhkan untuk membela timnas Indonesia.

Baca Juga:  Intip Calon Lawan di 8 Besar, STY Bakal Nonton Langsung Laga Jepang vs Korea Selatan

Langkah yang diambil Cyrus terbilang cukup berani. Meski belum dibutuhkan oleh STY, tapi ia tetap ingin menjadi WNI seutuhnya. Langkah ini pun dibela oleh salah satu staf Kemenpora RI Hamdan Hamedan. Kata Hamdan, proses perpindahan federasi tidak butuh rekomendasi dari siapapun. Sebab semua orang berhak untuk melakukan proses tersebut selama sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kalau itu (berpindah federasi) misal ada pemanggilan (dari timnas). Sebetulnya yang paling penting men- eligible kan diri,” kata Hamdan Hamedan.

“Sehingga apabila suatu hari ada ketertarikan dari tim kepelatihan, maka Cyrus (Margono) secara legal dapat membela (timnas Indonesia),” katanya menambahkan.

“Jadi sebagai warga negara Indonesia berhak dong untuk mempertahankann kewarganegaraannya,” bela Hamdan Hamedan terkait proses perpindahan federasi Cyrus Margono tersebut.

“Tidak perlu rekomendasi dari instansi lain, misalnya naturalisasi perlu rekomendasi dari cabor. Yang ada adalah Cyrus (Margono) dan orang tuanya pergi ke Kanwil, Kumham, untuk mengurusi kewarganegaraan-nya.”

“Karena ini adalah bagian terobosan pemerintah untuk mempertahankan anak berkewarganegaraan ganda terbatas yang telat memilih,” pungkas mantan anggota Exco PSSI itu.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid