Timnas Indonesia

PSSI Tunggu Keseriusan Australia untuk Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2034

TOPIK BERITA :


NOBARTV NEWS – Erick Thohir menunggu keseriusan pemerintah Australia untuk menjadi tuan rumah bersama di even akbar bertajuk Piala Dunia 2034.

Sebagaimana diketahui, telah selesai digelar di Qatar pada tahun lalu. Timnas Argentina keluar sebagai juara setelah mengalahkan Timnas Prancis di partai puncak. Lewat adu penalti, Lionel Messi dkk berhasil mempersembahkan gelar juara dunia ketiga untuk skuad berjuluk La Albiceleste itu.

Berikutnya, Piala Dunia 2026 akan kembali digelar di tiga negara berbeda yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Tuan rumah bersama ini terakhir kali dilakukan pada edisi 2002. Kala itu, Jepang dan Korea Selatan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 yang mengeluarkan Timnas Brasil sebagai juaranya. Sejak saat itu, Brasil tak pernah lagi menjadi juara dunia – termasuk ketika mereka menjadi tuan rumah pada Piala Dunia 2014 lalu.

Setelah Piala Dunia 2026, Spanyol, Portugal, Maroko, Uruguay, Paraguay, dan Argentina akan menjadi tuan rumah di Piala Dunia 2030. Edisi 2030 merupakan penyelenggaraan Piala Dunia yang ke-100 sepanjang sejarah. Even ini pertama kali digelar pada tahun 1930 lalu di Uruguay. Dan di edisi 2030 tersebut, Uruguay akan menjadi salah satu tuan rumah.

Menariknya, pada tahun 2034 mendatang, FIFA belum memutuskan negara mana yang akan menjadi tuan rumah. Hanya saja sempat tersiar kabar kalau Australia, Indonesia, Malaysia, dan Singapura akan mengajukan diri sebagai tuan rumah bersama.

Kemungkinan rencana ini akan terbuka lebar untuk terjadi karena khusus untuk 2034, FIFA beberapa waktu lalu menyebut jatah tuan rumah untuk edisi tersebut dikhususkan untuk negara anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) atau Konfederasi Sepak Bola Oceania (OFC).

Namun demikian, sampai saat ini, Erick masih menunggu keseriusan pemerintah Australia untuk menjadi bagian dari tuan rumah bersama itu.

“Kami sedang menunggu Pemerintah Australia untuk keseriusan bekerja sama dengan Indonesia,” kata Erick Thohir kemarin.

“Tetapi, menarik ketika saya berkunjung ke Malaysia dan Singapura. Kedua negara itu menyatakan ketertarikan untuk bergabung dengan Indonesia dan Australia,” katanya menambahkan.

Di kesempatan tersebut Erick juga menepis tudingan media yang menyebutkan kalau Indonesia tidak diajak Australia menjadi bagian dari tuan rumah Piala Dunia. Sebab beberapa waktu lalu, sempat tersiar kabar miring yang menyebutkan kalau Indonesia tidak akan diikutsertakan dalam pengajuan tuan rumah Piala Dunia oleh para negara tetangga.

“Jadi, kalau ada berita-berita Indonesia ditinggalkan Indonesia, jangan percaya. Ketua PSSI-nya di sini. Tetapi, konteksnya kami masih diskusi,” imbuh Erick Thohir lagi.

“Sebab, untuk tanda tangan kebersamaan itu pada 31 Oktober 2023. Jadi masih kami diskusikan,” pungkas eks Presiden Inter Milan itu.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid