Liga Konferensi Eropa

Hasil Pertandingan Leg Kedua Semifinal Liga Konferensi Eropa, Roma Jumpa Feyenoord di Final



Selebrasi para pemain AS Roma, usai gol yang di cetak oleh Tammy Abraham
Selebrasi para pemain AS Roma, usai gol yang di cetak oleh Tammy Abraham

NOBARTV NEWS –  telah memainkan dua laga Semifinal di dini hari tadi, hasilnya wakil Italia AS Roma melaju ke partai Final dan akan menghadapi wakil Belanda Feyenoord yang berhasil menyingkirkan Marseille.

Adapun AS Roma berhasil menginjakkan kaki di partai puncak usai mengungguli wakil Inggris Leicester City dengan agregat 2-1, pada laga semifinal leg kedua yang berlangsung dini hari tadi tim besutan Jose Mourinho berhasil menyudahi pertandingan dengan skor tipis 1-0.

Sementara itu Feyenoord juga memastikan satu tempat di Final meski hanya bermain imbang 0-0 melawan wakil Prancis Marseille, pasalnya mereka unggul secara agregat dengan skor 3-2, untuk detail jalannya pertandingan akan kami rangkum dalam kilasan berita berikut ini.

AS Roma vs Leicester City

Pertandingan leg kedua Semifinal Liga Konferensi Eropa antara AS Roma vs Leicester City berlangsung di stadion Olimpico Roma, pada Jumat (6/5/2022) dini hari WIB. Bertindak sebagai tuan rumah Roma akhirnya mampu memenangi laga dengan skor tipis 1-0.

Kemenangan Roma atas wakil Inggris Leicester City dalam laga tersebut  akhirnya membawa mereka ke partai puncak UECL, pasalnya secara agregat mereka unggul dengan skor 2-1. Gol tunggal Roma pada laga tersebut di cetak oleh Tammy Abraham.

Bertindak sebagai tuan rumah, Roma langsung menguasai pertandingan sejak awal dan tampil agresif dengan beberapa kali melancarkan serangan ke area lawan. Peluang pertama di dapat AS Roma melalui tendangan bebas yang dilepaskan Lorenzo Pellegrini. Sayangnya, bola masih bisa ditepis kiper Leicester City, Kasper Schmeichel.

Terus melancarkan serangan kerja sama para pemain Roma akhirnya membuahkan hasil, memasuki menit ke-11 tim asuhan Jose Mourinho pun mampu memimpin lewat gol Abraham. Tammy Abraham menyundul bola menyambut sepak pojok Lorenzo Pellegrini. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan AS Roma.

Ketinggalan satu gol Leicester City bereaksi, mereka mengerahkan segala upaya untuk menyamakan kedudukan. Beberapa kali personel Leicester City masuk kotak penalti, namun barisan pertahanan Roma masih mampu menghalaunya.

Keasyikan menyerang, justru AS Roma yang mampu menciptakan peluang terbaik. Pellegrini kembali menjadi aktor dengan melepaskan tendangan mengarah ke gawang meski gagal menghasilan gol.

Memasuki menit ke-25, Leicester City mendominasi penguasaan bola. Namun, mereka kesulitan menembus pertahanan rapat yang dibentuk Jose Mourinho.

Jamie Vardy beberapa kali masuk kotak penalti AS Roma, namun selalu bisa dimentahkan para pemain bertahan tuan rumah. Hinga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, skor masih 1-0 untuk keunggulan AS Roma.

Kembali dari kamar ganti, permainan berjalan cukup seimbang. Leicester berupaya mengejar ketinggalan, akan tetapi usaha mereka tak berbuah hasil.

Barulah di menit 79 Leicester City mampu melakukan tembakan tepat sasaran. James Maddison membidik ke tepi gawang, tapi upayanya masih terlalu pelan untuk membahayakan gawang AS Roma kawalan Rui Patricio.

Wasit memberikan tambahan waktu 5 menit. Leicester berhasil melesatkan tendangan mengarah tepat ke gawang berkali-kali. Satu di antaranya lewat upaya James Justin yang memaksakan penetrasi melewati empat bek AS Roma. Sayangnya, tendangan akhirnya masih tipis di samping tiang gawang. Hingga laga berakhir, AS Roma menang 1-0 atas Leicester City.

Marseille vs Feyenoord

Pertandingan leg kedua Semifinal Liga Konferensi Eropa antara Marseille vs Feyenoord berlangsung di Stade Velodrome, pada , Jumat (6/5/2022) dini hari WIB. Laga kedua tim berakhir imbang dengan skor kaca mata 0-0.

Dengan hasil tersebut wakil Belanda Feyenoord berhasil melangkah ke partai puncak, setelah unggul secara agregat dengan skor 3-2. Di partai Final Feyenoord akan berhadapan dengan wakil Italia AS Roma.

Bertindak sebagai tuan rumah, Marseille berusaha untuk mengejar defisit satu gol yang mereka derita di markas sang lawan, Marseille tampak bermain agresif sejak awal laga. Sayang, sejumlah peluang yang didapat masih belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.

Peluang pertama Marseille terjadi pada menit ke-20 di mana Dimitri Payet melepaskan umpan ke kotak penalti dari tendangan bebas. Namun sayang tidak mengenai satu pun kepala pemain depan mereka.

Naas bagi Marseille di tengah babak pertama mereka harus kehilangan Dimitri Payet, sang pemain harus dikeluarkan karena cedera. Dia pun meninggalkan lapangan dengan terlihat mengusap air matanya.

Berlanjut ke laga, tim tamu terlihat bermain lebih ke belakang dan cukup berhati-hati dalam menjaga area pertahanan, alhasil Marseille yang terus mencoba menerobos nampak kesulitan, skor pun tak berubah hingga memasuki jeda paruh pertama.

Memasuki babak kedua, Marseille terus berupaya mencari gol. Di sisi lain, Feyenoord memanfaatkan momentum serangan balik dan sempat mendapat peluang untuk mencuri gol di kandang lawan. Tempo permainan nampak sedikit melam

Dominasi Marseille masih berlanjut. Melalui permainan satu-dua Rongier dengan Harit, mereka bisa membuat kiper Ofir Marciano berjibaku jatuh bangun di bawah mistarnya. Serangan Marseille semakin tajam dengan masuknya Pol Lirola dan Arkadousz Milik. Namun tetap, kedua pemain ini masih selalu gagal saat memasuki sepertiga serangan terakhir.

Tambahan waktu lima menit dan Marseille masih terus memberikan tekanan. Namun pertahanan Feyenoord memiliki fokus yang luar biasa menghalau segala serangan mereka. Hasil 0-0 menutup laga ini.

Peter Nawa Nawa

Penggila sepakbola yang tidak bisa bermain bola, tapi cukup lihay dalam menulis berita bola