Timnas Indonesia

BRI Liga 1 Belum Jelas, Timnas Indonesia Cari Cara Persiapkan Diri Jelang Piala AFF 2022

TOPIK BERITA :


NOBARTV NEWS – Tidak lebih dari satu bulan lagi, even sepak bola dua tahunan di Asia Tenggara akan terlaksana lagi. menyambut perhelatan 2022. Di even ini, Timnas Indonesia siap merebut gelar juara yang hampir saja didapatkannya di edisi sebelumnya.

Diketahui, di edisi sebelumnya (Piala AFF 2020), Timnas Indonesia hampir saja meraih gelar pertamanya dalam ajang tersebut. Berkekuatan mayoritas pemain muda, STY yang sempat diremehkan mampu membawa skuad Garuda melaju hingga babak final.

Kejutan pertama kali yang dipersembahkan STY adalah ketika ia mampu menahan gempuran Timnas Vietnam di fase grup. Meski dicecar dari berbagai penjuru oleh anak asuh Park Hang-seo itu, skuad Timnas Indonesia mampu menahan serangan demi serangan sang lawan.

Hingga pada akhirnya, skuad Garuda Indonesia mencapai babak final. Sayang, di babak final, taji Timnas Indonesia seolah menghilang. Di leg pertama final Piala AFF 2020, gawang Timnas Indonesia dibobol 4 gol oleh sang lawan Thailand.

Di leg kedua, Timnas Indonesia membalas. Ricky Kambuaya dkk mampu mencetak dua gol namun sang lawan juga mencetak dua gol lainnya. Skor agregat 6-2 menjadi akhir dari pertandingan. Pada akhirnya, Indonesia gagal (untuk kesekian kalinya) menjadi juara.

Namun perlu untuk diketahui adalah pemain-pemain yang diikutsertakan Shin saat itu berpijak dari penampilan mereka di kompetisi domestik. Jadi, Shin memilih para pemainnya berbekal dari penampilan mereka di level klub masing-masing. Pemain yang menurutnya tampil apik, langsung ia bawa ke skuad Timnas Indonesia.

Namun kini suasananya sangat berbeda. Kompetisi tengah dihentikan sehingga STY disulitkan dalam memilih pemainnya. Hingga pada akhirnya, STY memilih mereka berbekal penampilannya (pemain yang dipanggil) di klub sebelum kompetisi dihentikan buntut Tragedi Kanjuruhan.

Akibat hal itu, PSSI pun melakukan siasat agar penampilan Timnas Indonesia tetap baik meski liga tengah dihentikan. Hal itu diakui oleh Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri. Katanya, dihentikannya kompetisi tersebut sangat berpengaruh terhadap Timnas Indonesia.

“Pasti, pasti ada pengaruh (persiapan tim di tengah kompetisi yang terhenti),” jelas Indra.

Maka daripada itu, pihaknya melakukan siasat dengan mengumpulkan mereka lebih awal. Jadi, skuad Garuda Indonesia akan mengikuti TC lebih lama. Direncanakan, mereka akan mengikuti TC di Bali sekembalinya Shin Tae-yong ke Indonesia usai menemani TC Garuda muda di Spanyol.

“Makanya disiasati TC agak lama,” terangnya lagi.

“Jadi tanggal 28 (November) sudah mulai TC di Bali,” tutup Indra yang juga mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 itu.


Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

2 Comments