Berikut Dua Alasan Asnawi Tak Terpakai di Ansan Greeners
merayakan gol bersama staf

NOBARTV NEWS satu pemain Timnas Indonesia, sedang tidak dalam kondisi terbaiknya saat ini. Pasalnya, mantan pemain itu gagal menjadi pilihan utama di tiga laga awal di 2022. Dari tiga laga yang sudah dijalani Ansan, Asnawi hanya bermain dua kali dengan total bermain tidak lebih dari 16 menit.

Di pekan pertama K2 League, Asnawi sebetulnya masuk sebagai daftar pemain yang akan diturunkan. Namun, menjelang pertandingan, namanya dicoret oleh pelatih Ansan, Cho Min-kook. Pelatih beralasan tidak berani mengambil resiko dengan pemain yang tak biasa bermain dalam kondisi dingin.

Meski demikian, Asnawi tetap diturunkan menjelang babak kedua berakhir. Hasilnya, Ansan menahan imbang 1 – 1.

Di laga kedua menghadapi Bucheon 1995, Asnawi dipercaya bermain lebih lama. Akan tetapi, Asnawi tetap diturunkan sebagai pemain pengganti. Asnawi hanya bermain selama 14 menit sebelum wasit membunyikan peluit panjang.

Sial, Ansan Greeners alami kekalahan perdananya di musim ini atas Bucheon 1995 dengan skor tipis 2 – 1.

Kemarin, di pekan ketiganya, Cho Min-kook kembali menaruh Asnawi di bangku cadangan. Hal tersebut membuat netizen Indonesia bertanya-tanya. Apakah Asnawi tidak cocok dengan gaya bermain arsitek baru Ansan tersebut?

Hasilnya, Ansan takluk di kandang sendiri dari Seoul E-Land 0 – 1. Ternyata, Asnawi tidak diturunkan sama sekali.

Usai laga tersebut, pelatih Ansan menjadi bulan-bulanan netizen Indonesia. Netizen – atau biasa disebut warganet beramai-ramai membanjiri kolom komentar instagram Ansan.

Mereka menghujat penampilan Ansan di bawah kepemimpinan pelatih anyarnya tersebut. Termasuk keputusannya yang tak memainkan Asnawi sama sekali.

Namun, ada dua alasan kenapa Asnawi tidak mendapatkan menit bermain seperti musim sebelumnya.

1. Pergantian Pelatih

Di musim sebelumnya, pelatih Ansan meletakkan Asnawi di posisi murninya. Asnawi selalu dipercaya sebagai bek kanan – hal itu juga ia perankan ketika bermain bersama Timnas Indonesia.

Sehingga, Asnawi mampu mengeluarkan energi serta kemampuannya secara penuh.

Sayang, di musim ini Asnawi gagal tampil karena pelatih memintanya lebih maju ke depan. Dan ia (Cho Min-kook) lebih mempercayakan pemain lain untuk menempati posisi bek kanan Ansan.

Karena masih kaku di posisi barunya, Asnawi gagal memberikan penampilan terbaiknya.

2. Cuaca Ekstrem

Cho Min-kook beralasan Asnawi tidak cocok bermain dengan cuaca dingin di Korea. Bukan tidak cocok saja, melainkan Asnawi sendiri memang tidak terbiasa bermain dengan kondisi seperti itu.

Sehingga Cho Min-kook kerap menaruhnya di bangku cadangan. Adaptasi terhadap cuaca dingin yang belum sepenuhnya dikuasai Asnawi membuatnya tersingkir dari line up utama Ansan Greeners.

Di pertandingan terakhir kemarin, pelatih Ansan beralasan kekalahan timnya dikarenakan cuaca yang tak cukup baik. “Angin kencang membuat aliran bola tidak seperti biasanya,” ujar Cho Min-kook.

Mungkin, itu (angin kencang) menjadi alasan kenapa Asnawi tidak diturunkan sama sekali.