Netizen Miris Pratama Arhan Selalu Jadi Bahan Iklan: Kasih Menit Main Kek, 15 Menit Tiap Match!

Netizen Miris Pratama Arhan Selalu Jadi Bahan Iklan: Kasih Menit Main Kek, 15 Menit Tiap Match!

NOBARTV NEWS – Nasib miris menimpa bek andalan Pratama Arhan. Bek muda kesayangan Shin Tae-yong itu hanya bermain satu kali sejak ia didatangkan dari oleh Tokyo . Alih-alih memberikannya kesempatan lebih, pihak justru menjadikan Arhan sebagai bahan promosi klub.

Jauh sebelumnya, Arhan sempat digadang-gadang akan menghebohkan kompetisi Liga Jepang. Meski ia menandatangani dengan klub kasta kedua, namun harapan selalu digaungkan oleh suporter agar ia mampu menembus kasta tertinggi Liga Jepang atau J1 League.

kuis tebak skor piala dunia 2022

 

Harapan itu cukup masuk akal karena berbagai alasan. Di (dilaksanakan 2021 karena covid-19), Arhan keluar sebagai pemain muda terbaik sepanjang turnamen. Arhan tampil cemerlang dan sukses membawa hingga partai puncak. Alasan kedua adalah Verdy – dalam keterangannya mengaku mendatangkan Arhan karena faktor tersebut. Dari sini, kita sudah memiliki bayangan bahwa Arhan akan menjadi pemain inti di skuadnya.

Namun sayang, seiring berjalannya waktu, Arhan amat jarang diturunkan. Bahkan, sejak ia didatangkan sampai hari ini, Arhan baru turun sebanyak 1 kali dalam waktu 45 menit. Saat itu, Arhan turun sebagai starter ketika Verdy berhadapan dengan Tochigi SC di kandang sendiri. Menjelang babak kedua, Arhan diganti.

Berita Terkait:  Pulang dari Kuwait, STY Pimpin Garuda Muda di Piala AFF U-19

Itu adalah satu-satunya pertandingan yang pernah dilakoni Arhan sampai detik ini. Sangat berbanding terbalik dengan apa yang sudah didapatkan Verdy sejak Arhan pindah ke klub tersebut.

Sejak Arhan dirumorkan hijrah ke Liga Jepang, follower instagram official klub melonjak drastis – bahkan Tokyo Verdy menjadi klub dengan pengikut terbanyak di media sosial. Dari sana, Verdy mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan – hingga mempromosikan klubnya di pasar terutama . Sebelumnya, nama Tokyo Verdy tentu sangat asing di telinga kita.

Pada bulan Agustus lalu, Arhan sempat menjadi bintang iklan di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan.

“Main bola di luar negeri, mimpiku dari dulu. Tapi apakah aku mampu?” ujar Arhan di sebuah video iklan tersebut.

Dan yang paling baru, Arhan kembali bermain dalam sebuah iklan kopi di Jepang. Tokyo Verdy menjalin kerjasama dengan produk kopi asal tepatnya di Bandung.

Netizen Miris Pratama Arhan Selalu Jadi Bahan Iklan: Kasih Menit Main Kek, 15 Menit Tiap Match!
Kemasan iklan dengan gambar Pratama Arhan

Lucunya, produk iklan yang dimainkan Arhan dijual di situs resmi klub. Produk kopi dalam dua kemasan itu dijual seharga 3000 yen dengan berat 250 gram. Pihak klub juga menjual paketan lengkap kopi plus jersey dengan spesial tanda tangan Arhan dengan harga 1500 yen atau setara 15,6 juta rupiah.

Berita Terkait:  Tanpa Kapten Sekaligus Bek Andalannya, Skuad Garuda Asia Pede Kalahkan Malaysia, Berikut Rencana Bima Sakti!

Atas hal ini, Verdy mendapatkan kecaman dari Indonesia. Mereka menganggap Verdy hanya mengambil keuntungan dari kedatangan Arhan. Pasalnya, Arhan hanya dimainkan satu kali dan lebih banyak turun dalam laga . Lebih miris lagi, kompatriotnya di yakni Egy Maulana Vikri dan Sulaeman yang tidak lebih dari tiga bulan bergabung dengan klub Slowakia justru lebih banyak mendapatkan jam terbang bermain dari pada Arhan sendiri.

“Kasihan Arhan hanya jadi pemanis endorse klub sini,” tulis salah satu Indonesia di kolom komentar instagram Tokyo Verdy.

“Awalnya saya percaya Arhan bukan sekadar BA (Brand Ambassador) di Tokyo Verdy. Namun makin ke sini gak ada laga lagi dan setiap muncul hanya bagian dari iklan, iklan, dan iklan. Kasih menit main kek. 15 menit tiap match,” keluh lainnya.

Join situs Komunitas Fans Bola NOBARTV.CO.ID - Ada beragam Kuis Tebak Skor (KTS) setiap akhir pekan & even berhadiah jutaan rupiah setiap bulannya [ DAFTAR ]. Cek informasi lebih lanjut : cara mendapatkan poin, klasemen poin bulan ini , pemenang even Oktober

Related Articles

Responses