Gelandang FK Senica Keluhkan Suplai Bola untuk Egy dan Witan
, gelandang FK

NOBARTV NEWS – Kehadiran sejauh ini belum membuahkan hasil maksimal untuk FK Senica. Dalam dua laga yang dijalaninya di , FK Senica selalu meraih hasil buruk. Pertama, kalah dari dari 5 – 0 dan di laga kedua tumbang dari 1 -2.

Pemain itu dipinang FK Senica pada bulan Januari lalu. Dalam beberapa laga uji coba FK Senica, Witan sebetulnya tampil cukup baik. Bahkan, ia pernah mengemas satu gol untuk FK Senica.

Sayang, penampilan cemerlangnya di laga uji coba belum menular ke kompetisi lokal Liga Slovakia.

satu pemain anyar FK Senica, Marko Totka menyorot performa timnya. Ia menyorot posisi yang biasa ditempati duo Indonesia, Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.

Ia menyayangkan lini belakang dan tengah FK Senica yang belum mampu memberikan suplai bola ke depan. Sehingga, Egy dan Witan tidak bisa berkreasi seperti biasanya.

Kurangnya suplai bola ini dikritik oleh Marko Totka.

Totka dalam sebuah wawancaranya pasca kekalahan dari SKF Sered mengungkapkan, “Saya tidak berpikir kami tampir buruk (dalam laga kontra Sered),”

“Kami bermain baik, kami unggul dalam hal kerja sama, kami hanya tak maksimal dalam ketenangan di fase akhir,” lanjutnya lagi.

Pelatih kepala FK Senica, mengiyakan komentar anak asuhnya tersebut.

Ia berharap agar FK Senica bisa tampil lebih ngotot agar peran Witan dan Egy bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Kami harus meningkatkan proses latihan, terutama fase ofensif dalam desain permainan kami,” ujar pelatih FK Senica.

“Hanya melalui kerja keras, jujur, dan latihan dengan tujuan jelas yang bisa membuat kami maju,” jelasnya lagi.

Pada tanggal 27 Februari mendatang, FK Senica dijadwalkan akan melawat ke markas Michalovce dalam laga tandang.

Saat ini, FK Senica dan Michalovce terpaut satu poin di Liga utama Slovakia. Senica berhasil mengumpulkan 24 poin sedangkan lawannya, Michalovce dengan 23 poin.

Laga tersebut menjadi laga ketiga Liga Slovakia untuk duet Egy dan Witan jika keduanya dipercaya turun sejak menit pertama.