Indonesia Absen dari AFF U-23, Para Rival Mengaku Kecewa Berat!
Selebrasi Witan Sulaeman dan Pratama

NOBARTV NEWS – Para pesaing di U-23 kali ini disebut kecewa karena absennya Pratama Arhan dkk. Pesaing terberat dan bertahan kalah sebelum memulai pertandingan.

Tidak ada yang perlu disalahkan dari kondisi seperti ini. PSSI sendiri tidak bisa dikatakan sebagai biang keladinya. Toh, pada kenyataannya mereka (PSSI) memang tidak bisa berbuat banyak dengan kondisi serbasulit seperti ini.

Dimulai dari pemain yang terpaksa pulang kampung ke klubnya masing-masing di saat pemain seharusnya difokuskan dengan TC. Kemudian para pemain kembali ke tim nasionalnya dalam keadaan cidera.

Menjelang hari pemberangkatan, tujuh pemain dinyatakan positif covid-19. Kehilangan banyak pemain dalam posisi yang sama. Serba salah. PSSI bingung. Bahkan, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong mengaku tidak dalam kondisi prima.

PSSI sendiri sudah menyiapkan pesawat khusus untuk Timnas Indonesia. Bukan main-main, pesawat carter tersebut disewa khusus demi keselamatan skuad Indonesia. Sayang, semuanya kandas dalam sekejap.

Status juara bertahan hilang begitu saja. Kontestan lain tentu diuntungkan. Apalagi, grup B yang diisi oleh Indonesia kini menyisakan Malaysia, , dan Laos. Siapa yang diuntungkan? Tentu negara tetangga yang kemungkinan besar akan mudah melenggang ke fase berikutnya.

Tapi, absennya Indonesia juga disayangkan negara lain. Dilansir dari football5star, “Para lawan disebut kecewa berat mendengar kabar timnas U-23 Indonesia mundur dari Piala AFF U-23 . Namun apa boleh buat, Indonesia tak jadi berangkat ke Kamboja karena situasi yang serba sulit.”

Bahkan, banyak netizen Malaysia mengirimkan doa terbaiknya untuk kebaikan Timnas Indonesia. Beberapa akun sepak bola Malaysia juga mengabarkan berita ini di negara yang seharusnya menjadi pesaing Indonesia itu.

Dilansir dari 5akurat.co, “Tidak mengasyikkan sekali ajang kali ini kalau Indonesia tida ikut. Piala AFF menjadi suram,” tulis salah satu netizen Malaysia di akun sepak bola negeri jiran.

Selain itu, adapula netizen yang memberikan doanya sembari berharap agar negaranya, Malaysia kelak bertemu dengan Timnas Indonesia.

“Stay strong timnas Indonesia, semoga semua lekas membaik. Sampai jumpa di lain turnamen,” tulisnya menyemangati.

Kita berduka. Kita kehilangan hiburan satu-satunya. Di saat semua orang sudah mulai menyukai gaya kepelatihan Shin Tae-Yong dan kolega, di saat itu pula permainan ciamiknya absen untuk kita saksikan.

Bulan depan, Indonesia akan menjalani Matchday. Semoga, kita tidak kecewa seperti ini lagi. Jika perlu, persiapkan pasukan dari sekarang. Pasukan yang benar-benar matang. Dari segala sisi dan posisi.

Panggil pemain Indonesia yang memperkuat klub luar negeri. Rampungkan dan panggil para pemain naturalisasi. Tantanglah tim yang berperingkat lebih baik dan lawan lah! Jika menang itu akan menjadi sejarah. Jika imbang kita sudah mendapatkan pengalaman berharga. Bahkan jika kalah, itu adalah sebuah tamparan dari tim besar.

Tampilkan permainan terbaikmu, Garuda Muda!