STY Mata-matai Timnas Thailand, Sang Pelatih Justru Anggap Itu Hal Sia-sia
Alexandre Polking

NOBARTV NEWS satu upaya yang dilakukan seorang pelatih sebelum menjalani laga penting adalah menganalisis calon lawannya. Bisa dengan mencermati jalannya pertandingan lewat video-video yang bisa ditonton kapan saja. Bisa juga dengan datang dan berada di tempat calon lawan bertanding.

Di ini, beberapa pelatih terekam kamera tengah mengamati pertandingan lewat tribun penonton. Hal itu lumrah dan pernah dilakukan oleh dua pelatih tim nasional yang telah menginjakkan kaki di babak semifinal. Kedua pelatih tersebut adalah selaku pelatih Timnas U-23, dan juga pelatih Timnas U-23, Shin Tae-Yong.

Setelah resmi mendapatkan jatah di babak semifinal SEA Games 2021, Shin Tae-Yong terekam kamera tengah menyaksikan calon lawan mereka di babak semifinal yaitu U-23. Hal ini disebabkan anak asuh Alexandre Polking itulah yang paling berpeluang berhadapan dengan dkk. Dan benar, Timnas Thailand U-23 mengunci posisi teratas dan berhak melawan runner-up A, Timnas Indonesia U-23.

Mengetahui timnya diamati oleh Shin Tae-Yong, pelatih Timnas Thailand U-23 angkat bicara. Menurut Polking, kegiatan yang dilakukan Shin Tae-Yong adalah sebuah kesia-siaan. Masih menurutnya, Timnas Thailand U-23 sudah terbiasa menggunakan tim analisis dan kerap mengubah taktik dan pemain di setiap laga.

Sehingga hal itu membuat pelatih lawan akan sulit membaca permainan tim-nya.

“Saat ini saya hanya memikirkan pertandingan melawan Indonesia. Kami punya analis terbaik di Asia Tenggara, dan kami punya informasi penuh mengenai para lawan,” tutur Alexandre Polking.

Menurutnya, memata-matai lawan adalah hal biasa dan dilakukan oleh banyak pelatih di dunia.

“Memata-matai lawan itu hal biasa dan diperlukan. Langkah Indonesia memata-matai Thailand hari ini (Senin) tidak terlalu efektif karena setiap pertandingan kami menggunakan susunan pemain yang berbeda,” tutup Polking.