Witan dan Egy Starter, Senica Taklukkan Pohronie 2 - 1
Egy ketika merayakan golnya dengan salah satu pemain FK

NOBARTV NEWS – FK Senica sukses mencuri poin penuh dalam ajang play off Liga Slovakia menghadapi Pohronie, semalam. Senica berhasil melakukan comeback sempurna lewat dua gol yang masing-masing berasal dari kapten tim, J. Piroska dan striker tunggal, G. Niarchos.

Dengan tambahan tiga poin tersebut, Senica kini berada di posisi ke-2 klasemen sementara babak play off relegation grup.

Senica berada tepat di bawah dengan perbedaan satu poin dan selisih satu poin dengan klub di bawahnya, Michalovce. Poin-poin yang dimiliki klub yang bersaing di babak play off ini memiliki selisih yang sangat tipis. Sehingga setiap tim memiliki peluang bertahan di kasta tertinggi Liga Slovakia – begitu juga sebaliknya.

Adapun Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman dipercaya bermain sejak menit pertama. Berbeda dengan Witan yang bermain penuh dalam laga tersebut, Egy hanya bermain selama 85 menit saja. Ia digantikan menjelang berakhirnya babak kedua. Egy digantikan oleh Jakub Buchel pada menit tersebut.

Hasil positif ini bisa menjadi pelecut FK Senica setelah hampir dipastikan gagal untuk merengkuh gelar . Peluang Senica untuk menembus partai final Piala Slovakia hampir mustahil untuk dilakukan. Sebab, mereka harus mengejar selisih tiga gol yang mereka terima ketika menjalani leg pertama semifinal Piala Slovakia, kemarin.

Bermain di kandang Spartak Trnava, Egy Maulana Vikri dkk takluk oleh tim yang diperkuat eks bek Liverpool, .

Terlepas dari itu, telah mengumumkan 29 nama pemain calon skuad . Di antara 29 nama tersebut, terselip dua punggawa FK Senica, Egy dan Witan.

Namun belum bisa dipastikan apakah dua bomber andalan Indonesia itu diberikan izin untuk membela skuad Garuda. Mengingat Senica sedang berjuang untuk terhindar dari zona degradasi, maka besar kemungkinan Egy dan Witan akan mengalami nasib yang sama seperti dan Elkan Baggott.

Semoga ada jalan keluar bagi kedua belah pihak. Senica dan sama-sama memiliki keuntungan dari dua pemain tersebut. Pasalnya, Timnas Indonesia diharuskan untuk merengkuh gelar dan di saat yang bersamaan, Senica butuh magis dua pemain tersebut demi bertahan di kasta tertinggi Liga Slovakia.