Tijjani Reijnders Tolak Pinangan Timnas Indonesia, Exco PSSI Jawab Alasannya
Aksi Tijjani Reijnders melewati dua pemain lawan

NOBARTV NEWS – Gelandang keturunan , Tijjani Reijnders menolak tawaran untuk membela . Pemain andalan itu mengatakannya lebih awal sebelum PSSI dan ratusan juta rakyat Indonesia berharap lebih kepadanya.

Tidak seperti Kevin Diks dan Ragnar Oratmangoen, Tijjani Reijnders cukup profesional dengan mengutarakan sikapnya sejak awal. Dengan begitu, PSSI maupun Kemenpora tidak sibuk sedari awal untuk memintanya mengurus berkas naturalisasi.

Beda lagi dengan Mees Hilgers. Bek tengah itu hampir menjadi bagian dari Indonesia kalau saja dirinya mendapatkan restu dari orangtuanya. Kita sudah membayangkan bagaimana duet mematikanya dengan di masa mendatang.

Sayang, hal itu rupanya hanyalah angan belaka.

Dalam waktu bersamaan, dan lah yang akhirnya memilih untuk membela Timnas Indonesia.

Untuk Mees Hilgers sendiri, ada harapan untuk memboyongnya saat itu. Si pemain pun dengan jelas memberi kode kepada PSSI dan Timnas Indonesia. Sempat diwawancarai media lokal Belanda, Mees mengaku cinta dengan tanah nenek moyangnya.

Menjelang akhir tahap naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh, Mees Hilgers memberi kabar kalau ia tidak mendapatkan restu untuk berpindah kewarganegaraan. Sehingga pupus sudah harapan kita menyaksikan bek muda yang bermain di klub besar Eropa mengenakan jersey kesebelasan merah putih.

Setelah itu (Gagal memboyong Mees Hilgers), Shin Tae-Yong memilih nama Tijjani Reijnders sebagai penggantinya.

Sayang sekali, lagi-lagi Tijjani Reijnders mengaku belum siap merumput bersama dkk.

Tapi, setidak-tidaknya, Tijjani Reijnders memberi tahu sejak awal. Sebelum rakyat Indonesia berharap lebih kepadanya. Sikap profesional Reijnders harus diapresiasi oleh kita semua.

Salah satu Exco PSSI, Hasani Abdulgani membeberkan fakta terkait gagalnya memboyong Tijjani.

“Kalau detailnya saya tidak tahu, kalau dari info yang saya dapat, kolega saya kontak manajernya dia, nah dari manajer itu dia mengatakan Tijjani belum berminat.”

“Ya sudah, kolega saya itu juga tidak bilang (alasannya), feeling saya juga dari kemarin sudah ada (penolakan),” tutupnya.