Soal Koreografi yang Dirusak Paspampres, Menpora Zainudin Amali Berikan Penjelasan

Soal Koreografi yang Dirusak Paspampres, Menpora Zainudin Amali Berikan Penjelasan

NOBARTV NEWS – Menpora RI akhirnya buka suara setelah beberapa yang menyebutkan bahwa Paspampres merusak koreografi milik La Grande Indonesia.

Kemarin, Timnas Indonesia telah menjamu dalam leg pertama Piala . Di laga tersebut, skuad bermain sama kuat 0-0. Meski banyak memiliki peluang, namun sayang anak asuh Shin Tae-yong tak mampu menciptakan satu gol pun.

kuis tebak skor 21 s/d 23 Januari

 

Selain itu, laga ini juga berjalan dengan sengit. Pelanggaran-pelanggaran dalam pertandingan bahkan menyerempet hingga pinggir lapangan. Diketahui, Shin Tae-yong dan Park Hang-seo tak bertegur sapa apalagi berjabat tangan usai pertandingan.

Terlepas dari hasil pertandingan dan momen yang terekam dalam kamera, ada sebuah hal yang sangat disesalkan. Pasalnya, satu kelompok suporter La Grande Indonesia memboikot laga tersebut. Mereka memutuskan untuk tidak datang ke . Biasanya, La Grande hadir di bagian tribun utara .

Usut punya usut, ternyata, absennya La Grande dikarenakan koreografi yang mereka buat telah dihancurkan oleh aparat. Aparat yang dimaksud adalah Paspampres atau Pasukan Pengaman . Di laga kemarin, Joko hadir bersama dengan sejumlah pejabat RI.

Berita Terkait:  Jelang Lawan Thailand, Hokky Caraka : Kita Gas!

“Semalam koreografi sudah selesai kami persiapkan akan tetapi siang ini kami dapat kabar kalau koreografi itu dihancurkan oleh Paspampres yang ingin mengamankan kedatangan presiden Jokowi,” tulis La Grande dalam akun instagramnya.

“Untuk itu kami mengutarakan sebuah sikap untuk tidak hadir di tribun utara atas nama La Grande Indonesia. Jika kreativitas dan jeri payak kami tidak dihargai oleh Paspampres dan presiden Joko untuk apalagi kami hadir,” lanjut pernyataan tersebut.

“Kami sadar sejak pertandingan pertama melawan apa yang kami lakukan berdampak sangat besar. Juga menjadi perhatian berbagai kalangan, baik aparat keamanan sampai media dengan sudut pandang masing-masing,” tutup pernyataan dari La Grande.

Pada akhirnya, usai pertandingan, Menpora RI angkat suara terkait pemboikotan itu. Kata Amali, koreografi La Grande bisa menimbulkan rasa tak nyaman bagi suporter lainnya.

“Ya sepanjang sesuai dengan peraturan Polri itu memungkinkan ya silahkan aja. Tetapi kalau nanti di dalam malah membuat orang lain tidak nyaman dan lain sebaginya tentu itu tidak boleh,” kata Menteri asal Gorontalo itu.

Berita Terkait:  Belum Gabung Timnas, Elkan Baggott Raih Gelar Bersama Ipswich Town U-23

Lebih lanjut, Amali menyebut dilarangnya koreografi tersebut karena adanya peraturan baru. Sebelumnya, koreografi memang diperbolehkan namun saat ini tidak lagi.

“Ya artinya selama ini kan kita bebas-bebas aja sekarang mulai diatur. Sebab yang nonton bukan cuman kita, ada orang lain juga yang nonton yang harus kita hargai gitu loh,” tambahnya.

“Kalau bawa bendera saya kira gak ada masalah ya. Apalagi kan tidak boleh lagi menyampaikan hal-hal yang mengejek kebencian dan lain sebagainya itu sangat ketat,” pungkasnya.

Join situs Komunitas Fans Bola NOBARTV.CO.ID - Ada beragam Kuis Tebak Skor (KTS) setiap akhir pekan & even berhadiah jutaan rupiah setiap bulannya [ DAFTAR ]. Cek informasi lebih lanjut : cara mendapatkan poin, klasemen poin bulan ini , pemenang even Oktober

Related Articles

Responses