Shin Tae-Yong Masuk Jajaran Pelatih Top yang Tak Pernah Dipecat
Shin Tae-Yong dalam sesi latihan

NOBARTV NEWS Timnas Indonesia, Shin Tae-yong masuk dalam jajaran 7 pelatih top yang tak pernah dipecat oleh manajemen. Lalu, siapa saja nama lain yang masuk dalam daftar tersebut?

Seorang pelatih akan dipertahankan mati -matian jika ia memiliki kontribusi positif untuk tim yang diasuhnya. Bahkan, berbagai tawaran menggiurkan akan diterima oleh sang pelatih. Dari kenaikan gaji hingga jangka panjang.

Namun, beberapa pelatih memilih untuk meninggalkan klub yang sudah ditanganinya. Siapa saja mereka?

1. Shin Tae-yong

Coach Shin masuk dalam daftar tersebut. STY tercatat baru 1 kali menangani klub dan 2 kali menangani tim nasional.

Indonesia dan Selatan menjadi dua tim yang diasuhnya.

2. Julian Nagelsmann

Nagelsmann mencuri perhatian karena sukses menjadi pelatih di usia muda. Meski baru berusia 34 tahun, ia sudah mengarsiteki klub-klub top Eropa.

Saat ini, Nagelsmann menjadi juru taktik Bayer Munchen. Sebelumnya, ia tercatat sebagai pelatih Hoffeinheim dan RB . Nagelsmann tidak pernah dipecat sepanjang karir kepelatihannya.

3. Didier Deschamps

Sebelum memutuskan menjadi seorang pelatih, laki-laki kelahiran Prancis ini cukup top ketika masih menjadi seorang pemain.

Selama menjadi pelatih, puncak kejayaannya yaitu ketika sukses membawa Timnas Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018.

Hingga kini, Deschamps masih dipercaya menjadi pelatih tim berjuluk Les Bleus.

4.

Enrique pernah menjalani masa kejayaannya bersama klub , . Tiga musim menangani , Enrique sukses mendatangkan 9 trofi untuk The Blaugrana.

Meski demikian, ia tetap mengundurkan diri di akhir musim tersebut.

5. Zinedine Zidane

Pelatih berkepala plontos ini sudah dua kali memundurkan diri dari kursi pelatih Real Madrid. Meski menghadirkan tiga trofi Liga Champions Eropa untuk Los Blancos, Zidane tetap memilih untuk mengundurkan diri.

Tahun 2021 menjadi tahun terakhirnya di Real Madrid hingga Carlo Ancelotti menggantikan posisinya.

6. Josep Guardiola

Guardiola mampu mengubah gaya bermain Barcelona sejak ia pertama kali menjadi pelatih di sana. Permainan tiki-taka adalah sebutan bagi permainan yang sering diperagakan oleh tim yang diasuh Pep.

Kini, ia menjadi pelatih Manchester City di Liga Premier Inggris.

Ia juga pernah menukangi tim besar seperti Bayer Munchen dan Barcelona. Namun, lewat Barcelona lah nama Pep kali pertama bersinar.

7. Jurgen

Sebelumnya, Liverpool selalu menjadi ledekan di Liga Premier Inggris. Pasalnya, The Red sudah lama sekali puasa gelar Liga Inggris.

Namun, di bawah kepemimpinan Klopp, Liverpool akhirnya mengakhiri puasa gelar Liga Premier Inggris setelah 30 tahun lamanya menanti trofi itu datang ke Anfield lagi.

Klopp tercatat pernah menjadi juru latih untuk Mainz dan Borrusia Dortmund.