Shin Tae-yong : Jim Croque dkk Tidak Layak Dinaturalisasi!
Kai Boham

NOBARTV NEWS – Shin Tae-Yong akhirnya memutuskan status tiga pemain muda keturunan yang sempat berlatih bersama U-19. Mereka adalah , , dan Kai Boham. menyebut ketiga pemain tersebut belum layak untuk membela Garuda muda.

Sebelumnya, ketiga pemain tersebut mendapatkan kesempatan untuk berlatih di bawah arahan Shin Tae-Yong secara langsung. Bahkan ketiganya sudah diberi kesempatan tampil dalam laga uji coba U-19 melawan dan Bhayangkara FC sebelum Piala AFF U-19.

Namun, jelang bergulirnya event tersebut, ketiganya diputuskan untuk pulang ke negara asalnya Belanda. Saat itu, bungkam. Pelatih asal Selatan itu tidak menjawab apakah ketiganya dinyatakan layak untuk dinaturalisasi atau tidak. Hanya Indra Sjafri, selalu Direktur Teknik PSSI yang memberikan jawaban.

“Pemain muda tersebut kemarin saya disurati oleh . Pemain tersebut dikembalikan ke klubnya,” jelas Indra Sjafri beberapa waktu lalu.

“Nanti kami pantau dari Shin Tae-yong, apakah itu dilanjutkan atau tidak. Statusnya masih seperti itu,” ujarnya menambahkan.

Berita Terkait:  Rizky Ridho Bongkar Sifat Asli Shin Tae-Yong

Akan tetapi, baru-baru ini, STY mengabarkan kabar lainnya. Pria kelahiran Yeongdeok, 51 tahun silam itu menyebut Timnas U-19 butuh pemain baru lainnya – dalam artian, para pemain sebelumnya dinilai tak layak untuk melanjutkan proses naturalisasi.

U-19 membutuhkan pemain baru, termasuk program naturalisasi. Ini harus dilakukan karena persaingan di U-20 akan berjalan keras, ketat, dan berat sehingga dibutuhkan pemain yang benar-benar siap dari sisi apapun,” ujarnya.

Selain itu, Shin Tae-Yong meminta kepada PSSI agar di bulan September nanti, Timnas Indonesia U-19 melakukan training center di Eropa. Secara khusus, STY ingin Marselino Ferdinan dkk melakukan pemusatan latihan di Belanda. Hal ini telah dikonfirmasi oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Namun, Iriawan akan melakukan rapat terlebih dahulu untuk memutuskan apakah Belanda akan menjadi tujuan utama Timnas U-19. Shin Tae-yong sendiri memiliki alasan memilih Belanda sebagai tujuan – di antaranya adalah banyaknya pemain keturunan Indonesia yang berkarir di sana.

STY ingin mencoba sebanyak mungkin pemain keturunan untuk dinilai apakah satu, dua, atau berapapun di antara mereka yang layak untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 tahu depan.

Berita Terkait:  Pemain Timnas Indonesia U-19 Ini Berbagi Pengalamannya Berpuasa di Korea Selatan

“Kami sedang memilih, apakah , Portugal, atau Belanda,” terang Iriawan.

“Kenapa ke Belanda? Karena dari pengajuan Shin Tae-yong, kan pemain keturunan itu banyak di Belanda semua,” tutupnya.