Shin Tae-yong
Shin Tae-yong

NOBARTV NEWS – Shin Tae-yong akui hubungannya dengan klub Liga 1 kurang baik karena belum pernah bertemu dengan para , pelatih berkebangsaan Selatan itu juga mengkomunikasikaorn apa yang ia mau melalui terlebih dahulu baru organisasi tersebut sampaikan ke klub Liga 1.

Kedatangan Shin Tae-yong benar-benar memberikan dampak yang baik untuk Timnas , terlihat sejak kedatangannya Garuda bermain dengan sangat disiplin dan para pemain tidak diperbolehkan untuk diam kelelahan di lapangan.

Para pemain yang ada di bawah asuhan Shin Tae-yong harus benar-benar bekerja keras, tak heran beberapa pemain Timnas Indonesia meskipun skillnya sangat mumpuni namun tak dipercaya untuk masuk dalam .

Karena memang sangat sulit untuk masuk dan diandalkan oleh Timnas Indonesia dibawah asuhan Shin Tae-yong, pelatih berkebangsaan itu juga lebih sering mengandalkan para pemain muda yang mempunyai skill mumpuni dan mau bekerja keras.

Namun para pemain muda yang punya skill mumpuni dan mau bekerja keras juga menjadi andalan klubnya masing-masing, hal itu yang membuat Shin Tae-yong akhir-akhir ini mendapat penolakan untuk memanggil pemain yang ia mau dan dirasa layak membela Timnas Indonesia.

“Untuk komunikasi dengan 18 klub, mungkin karena ada Covid-19,” kata Shin Tae-yong dikutip dari BolaSport (1/2/).

“Tidak pernah ada tawaran pertemuan dari pelatih manapun sampai saat ini,” imbuhnya.

“Dan untuk masalah dan komunikasi (dengan klub) itu lewat federasi,” ujarnya.

“Jadi apapun semua jadwal dibicarakan ke PSSI,” imbuhnya.

“Saya berharap tidak ada paham untuk ini,” ungkap Shin Tae-yong.

“Saya ada pengalaman pernah menjadi pelatih klub.”

“Jadi saya tahu susahnya bagaimana,” sambung eks pelatih timnas Korea Selatan itu.

“Saya berusaha sebaik mungkin memilih pemain, dan juga berbaik hati ke tim profesional Liga 1,” katanya.

Tentu keduanya tidak salah, mereka membela kepentingannya masing-masing dan memang itu yang harus dilakukannya sebagai manajer maupun pelatih, Shin Tae-yong juga jelas ingin skuad Timnas Indonesia diisi pemain-pemain terbaik.

Namun di sisi lain klub juga membutuhkan pemain-pemain terbaik agar bisa bersaing di Liga 1.