SEA Games 2021 : Timnas Indonesia Kalah Segalanya dari Timnas Vietnam
Egy dan usai laga antara Vietnam vs semalam

NOBARTV NEWS harus mengakui keperkasaan Vietnam setelah digasak tiga gol tanpa balas . Vietnam menguasai seluruh jalannya pertandingan. Harapan untuk meraih kemenangan di laga perdana runtuh di depan puluhan ribu suporter tuan rumah.

Laga tersebut berjalan dengan tensi yang cukup tinggi. Kedua tim sama-sama diinstruksikan untuk bermain keras. Ketegangan sempat terjadi di dalam lapangan ketika babak pertama masih berjalan. dengan sengaja meloncat tinggi sehingga tubuhnya mengenai punggung lawan – padahal, wasit telah meniup peluit sebab sebelumnya telah terjadi pelanggaran.

Seluruh gol Vietnam dicetak pada babak kedua. Hasil tersebut membuat Indonesia bertengger di posisi ke-4 klasemen sementara grup A . Sedangkan Vietnam berada di posisi kedua, berada tepat di bawah Timnas Filipina yang sukses mencukur Timor-Leste di laga sebelumnya.

Laga semalam memang milik tuan rumah. Anak asuh Park Hang-Seo menang dari segala lini. Fisik serta mental mereka berada di atas rata-rata. Bahkan, Park Hang-Seo menyebut skuad Timnas Indonesia hanya mampu bertahan hingga menit ke-60. Setelah itu, fisik anak asuh Shin Tae-Yong itu melemah.

Faktor dukungan dari suporter tuan rumah juga bisa menjadi penyemangat Timnas Vietnam. Puluhan ribu suporter Vietnam mendukung sepanjang laga. Tidak ada tempat kosong untuk diduduki. Seisi stadion penuh dengan sorakan dukungan kepada Nguyen Tien Linh dkk.

Jika menilai performa dari posisi yang ditempati, maka adalah pemain yang paling berperan. Meski gawangnya kebobolan sebanyak 3 kali, ia beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang. Gol-gol tersebut juga berasal bukan dari kesalahan individu yang dibuatnya.

Beralih ke posisi bek. Posisi ini paling sering melakukan kesalahan. Gol pertama, kedua, dan ketiga tak lepas dari kesalahan bek-bek Timnas Indonesia.

Dalam proses gol pertama misalnya, Rizky Ridho gagal menghalau umpan tarik pemain Vietnam sehingga dengan leluasa pemain nomor punggung 9 menceploskan bola. Gol tersebut juga berasal dari kesalahan bek sayap Indonesia yakni Rio Fahmi yang kalah sprint dengan si pencetak assist.

Termasuk gol kedua. Umpan satu-dua tepat di depan garis penalti tidak mampu dihalau dengan baik oleh dua bek tengah . Alhasil, kapten Vietnam, Do Hung Dung menceploskan bola melewati kepala Adi Satryo.

Dalam proses gol terakhir, Adi Satryo tidak mendapatkan pandangan yang jelas karena berdiri tepat di belakang bek. Bek Indonesia tidak mampu menghalau bola pelan yang mengarah langsung ke pojok kiri gawang Adi Satryo.

Di posisi gelandang, skuad Timnas Indonesia tidak mampu mengalirkan bola ke depan. Meski memasang trio Bandung (Ricky , Rachmat Irianto, Marc Klok) sejak awal, mereka tidak mampu menampilkan permainan terbaiknya.

Hingga pemain depan, trio Egy, Saddil, dan Jauhari, tidak mampu menembus pertahanan Vietnam. Permainan keras bek-bek Vietnam menyulitkan Egy ketika ingin masuk ke pertahanan lawan.

Alhasil, Indonesia jadi bulan-bulanan lawan.

Di laga selanjutnya, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Timor-Leste. Timor-Leste sendiri mengalami nasib serupa dengan Timnas Indonesia. Negara yang pernah menjadi bagian dari NKRI itu bahkan digasak habis-habisan oleh Timnas Filipina di laga perdananya.

Timnas Indonesia vs Timor-Leste tak ubahnya seperti laga pesakitan antara kedua tim Grup A. Semoga Shin Tae-Yong mampu meracik skuadnya sehingga mampu meraih kemenangan di laga berikutnya.