SEA Games 2021 : Tak Adil, Jarak Hotel dan Tempat Latihan Belasan Kilometer!
Skuad U-23 tengah melakukan latihan ringan di alun-alun dekat hotel

NOBARTV NEWS – Shin Tae-Yong tidak ingin menunggu waktu lama untuk melakukan latihan bersama . Setibanya di Vietnam, Maulana Vikri dkk diberi latihan ringan yang bertempat di alun-alun sekitaran hotel tempat mereka menginap.

berkebangsaan Selatan itu tahu betul tim yang akan ia lawan. Vietnam bukanlah sembarang tim. Mereka adalah tuan rumah yang juga berstatus sebagai juara bertahan . Selain itu, permainan ofensif mereka sangat berbeda dari (tim) yang lainnya.

Buktinya, tim senior mereka bahkan berada di posisi 100 besar peringkat FIFA. Terakhir, tim senior Vietnam mampu bermain imbang raksasa , Jepang dengan skor akhir 1 – 1.

Berbeda dengan Indonesia. Tim senior Timnas Indonesia bahkan berada di luar 150 besar rangking FIFA.

Maka, laga melawan Vietnam nanti bukan laga sembarang. Vietnam tidak bisa disamakan dengan kontestan lainnya di A.

Setibanya di Vietnam, kemarin, skuad Timnas U-23 langsung melakukan latihan di malam harinya. Tampak, beberapa punggawa Timnas Indonesia berlatih ringan di atas matras masing-masing. Mereka hanya melakukan penyegaran karena belum mulai berlatih di lapangan terbuka.

Setelah melakukan perjalanan yang lumayan lama, Shin Tae-Yong berinisiatif untuk melakukan penyegaran untuk anak asuhnya itu.

Namun sayang, menurut beberapa sumber di Vietnam, Timnas Indonesia tidak diperlakukan adil dalam kali ini. Dikabarkan, jarak antara hotel dengan tempat latihan (lapangan) Timnas U-23 mencapai jarak 12 – 22 km.

Bukan hanya Indonesia, kontestan lain di yakni Myanmar, Timor Leste, dan Filipina juga mengalami hal serupa. Sangat berbeda dengan Timnas Vietnam yang hanya berjarak beberapa kilometer saja dari tempat mereka menginap.

Media Vietnam, .vn menyebut hal ini bisa mempengaruhi mentalitas tim-tim tersebut.

“Hal ini juga akan mempengaruhi mentalitas tim Anda ketika arus menempuh jarak yang jauh untuk berlatih,” tulis Soha.

Hal ini harus menjadi catatan penting untuk panitia. Sebab, sebagai tuan rumah, selayaknya panitia bersikap adil ke seluruh tim. Baik kepada tim tamu maupun tuan rumah.

Terlebih, event ini bukan sekadar mempertandingkan cabang olahraga sepak bola saja, melainkan puluhan cabor juga diperebutkan dalam event terbesar se-Asia Tenggara ini.