Jordi Amat, Sandy Walsh, Mees Hilgers dan Ragnar Oratmagoen.
, Sandy Walsh, dan Ragnar Oratmagoen.

NOBARTV NEWS –Timnas kini nampaknya akan semakin kuat karena para pemain keturunannya dikabarkan sudah siap membela Timnas Indonesia.

4 Pemain keturunan itu adalah Jordi Amat, Sandy Walsh, Mees Hilgers dan Ragnar Oratmangoen.

Anggota Exco PSSI yaitu mengumumkan bahwa proses memanggil 4 pemain keturunan Indonesia tersebut sudah semakin dekat, diharapkan 4 pemain itu bisa membela Timnas Indonesia di kualifikasi 2023.

“Kepada pecinta nasional, khususnya pendukung Timnas. Kami federasi (PSSI) sedang bekerja untuk secepatnya menyelesaikan soal pemain keturunan. Sementara dokumen Jordi Amat dan Sandy Walsh sudah dikirim dari agen di Eropa kepada PSSI (saat ini lagi diproses tim legal). Mudah-mudahan minggu depan akan ada kabar, komplet atau masih perlu tambahan,” kata Hasan Abdulgani di akun Instagram-nya, @hasaniabdulgani

“Untuk Mees Hilgers dan Ragnar Oratmangoen, janji agennya akan dikirim dokumen bulan Februari. PSSI mentargetkan 4 pemain tersebut bisa membela Timnas di babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2023, Juni mendatang,” lanjut Hasani Abdulgani.

Jordi Amat adalah pemain yang bermain di liga Belgia, kini umurnya 29 tahun, di masa remajanya sang pemain pernah membela kategori usia, namun untuk tim nasional profesional dirinya belum pernah membela manapun.

Mees Hilgers kini sedang menjadi pemain yang cukup dibincangkan di Eropa. Permainannya yang bagus di lini belakang membuat dirinya diandalkan oleh , di umurnya yang masih 20 tahun tentu sebuah plus point bagi Indonesia apabila mendapatkan jasanya.

Sandy Walsh kini membela klub Belgia bernama KV Mechelen, kini klub yang ia bela berada di urutan keempat Liga Belgia. sedangkan Ragnar Oratmagoen saat ini membela klub asal Belanda yaitu Go Ahead Eagles.

Sebuah kabar yang sangat baik untuk perkembangan sepak bola Indonesia, dengan bergabungnya 4 pemain tersebut maka lini belakang Indonesia akan lebih kuat.

Terlihat sekali ketika Pratama Arhan absen di final leg pertama Piala AFF, Edo sebagai pemain pengganti tampil cukup buruk dan Indonesia kalah 4-0 dalam laga tersebut.

Namun ketika Pratama Arhan bermain, di leg kedua Timnas Indonesia berhasil menahan imbang 2-2.