Persebaya Tetapkan Syarat Jika Timnas Indonesia Ingin Gunakan Marselino Ferdinan
Ekspresi Marselino Ferdinan usai mencetak gol untuk

NOBARTV NEWS – Pelatih Persebaya Surabaya, menjelaskan peluang Marselino Ferdinan untuk memperkuat U-19. Coach Aji hanya akan melepas Marselino jika peluang Persebaya untuk meraih titel juara BRI sudah tak ada lagi.

“Beliau (Shin Tae-yong) mengizinkan sampai pertandingan melawan Persib tanggal 19 Maret,” jelas Aji Santoso.

“Kalau kami tidak ada peluang untuk juara, Marselino bergabung dengan tim menyusul ke ,” lanjutnya lagi.

Semalam, Marselino Ferdinan masuk dalam daftar starting line up ketika Persebaya Surabaya menghadapi Barito Putera di pekan 31 BRI Liga 1.

Sayang, Persebaya gagal meraih hasil maksimal dalam laga tersebut. Gol penyama kedudukan Barito Putera di menit akhir membuyarkan kemenangan Persebaya yang sudah di depan mata.

Dengan hasil tersebut Persebaya tertahan di posisi ketiga klasemen sementara BRI Liga 1. Sedangkan dua tim di atasnya, Persib dan Bali United belum menjalani laga pada pekan ini.

Harapan Persebaya pun semakin tipis untuk menjuarai BRI Liga 1. Meski Marselino diberikan izin untuk membela Bajul Ijo hingga 19 Maret mendatang, jika harapan Persebaya sudah tidak ada, bisa jadi Marselino akan terbang lebih cepat dari waktu yang diberikan.

Di Korea Selatan, Marselino telah ditunggu oleh skuad Timnas Indonesia U-19. Dengan hadirnya Marselino Ferdinan, maka jumlah muda akan bertambah menjadi 33 orang.

Pada pemusatan latihan awal di Jakarta, Marselino Ferdinan tidak mengikutinya sama sekali. Hingga kawan-kawannya berangkat ke Korea, ia masih disibukkan dengan agenda klubnya.

Meski berstatus pemain penting bagi Timnas Indonesia U-19, kehadiran Marselino Ferdinan tetap dibutuhkan dalam TC kali ini. Sebab, Shin Tae-Yong ingin memantapkan komposisi serta kepaduan anak asuhnya.

Di U-20 tahun depan, skuad Timnas Indonesia tidak hanya diisi oleh pemain lokal. Dikabarkan, ada beberapa pemain keturunan yang bermain di luar negeri tengah dipersiapkan untuk membela .

Dengan begitu, persaingan tidak hanya terjadi antar pemain lokal saja – tapi dengan pemain yang lebih berpengalaman di luar (Liga ) sana.