Mochamad Iriawan
Mochamad

NOBARTV NEWS – Ketua umum PSSI yaitu Mochamad Iriawan memberikan kepercayaan penuh kepada Shin Tae-Yong untuk masa depan sepak bola Timnas Indonesia.

Ketua umum PSSI tersebut juga menjelaskan bahwa keputusan Shin Tae-Yong memanggil para pemain muda untuk Piala 2020 karena para pemain dipersiapkan untuk kompetisi mendatang.

Dengan diberikan jam terbang sekarang, maka bukan tidak mungkin beberapa tahun kedepan Timnas Indonesia akan mudah meraih gelar .

“Kenapa Shin Tae-yong ambil pemain muda, karena dia ingin mempersiapkan untuk kedepannya dan jadi pemain senior yang berpengalaman,” kata Iriawan kepada Tribun Network saat di Kantor PSSI, Senayan, , Kamis (13/1/2022)

Mochamad Iriawan juga mengatakan bahwa dirinya tidak pernah intervensi Shin Tae-Yong, dirinya memberikan kepercayaan penuh kepada berusia 51 tahun tersebut.

“Saya tidak pernah intervensi kepada pelatih karena itu tidak bagus. Saya serahkan pemilihan pemain, pola permainan tim kepada Shin Tae-yong sehingga dia bisa memberikan warna tersendiri kepada tim kita,” lanjut dia.

Mochamad Iriawan yakin pemain seperti , , dan lainnya akan menjadi zaman keemasan Timnas Indonesia senior di masa mendatang.

“Sekarang ini Timnas diperkuat pemain muda seperti Witan, Arhan, Elkan, Egy. Tiga sampai empat tahun kedepan dia masuk senior dan saya yakin itu zaman keemasan buat Timnas senior kita,” kata Iriawan.

Mochamad Iriawan menjelaskan bahwa sepak bola itu butuh proses, tidak bisa serta merta langsung menjadi hebat, dirinya juga memberikan contoh yaitu dan Vietnam.

“Sepakbola itu butuh proses tidak serta merta langsung hebat begitu saja. Kita lihat Thailand dan Vietnam juga mereka seperti itu dan kita sedang menuju kesana,” pungkasnya.

Ini seakan angin segar untuk para pecinta sepak bola Timnas Indonesia, mengingat PSSI seringkali memecat pelatih dan seakan tidak percaya dengan proses.

Namun statemen ketua umum PSSI saat ini yaitu Mochamad Iriawan membuat kita yakin bahwa Shin Tae-Yong akan bertahan lama bersama Timnas Indonesia karena Iriawan percaya sepak bola tidak bisa langsung menjadi hebat, sepak bola membutuhkan proses.