Pelatih Brunei Kecewa Tak Bisa Jamu Indonesia dan Thailand di Kandang Sendiri, Apa Sebab?

Pelatih Brunei Kecewa Tak Bisa Jamu Indonesia dan Thailand di Kandang Sendiri, Apa Sebab?

NOBARTV NEWS – Brunei Darussalam harus menunggu selama 26 tahun untuk tampil di Piala . Namun sayang, mereka gagal menjadi tuan rumah untuk even kali ini (). Hal ini membuat Timnas Brunei kecewa berat.

Sebagaimana diketahui, even akan menggunakan format baru. Format tersebut dinamakan round robin. Dengan format baru ini, seluruh tim akan mendapatkan kesempatan untuk bermain kandang dan tandang selama menjalani fase .

kuis tebak skor 21 s/d 23 Januari

 

Timnas sendiri dijadwalkan akan bermain kandang di laga melawan dan . Dan di laga tandangnya, asuhan Tae-yong akan melawat ke markas Brunei Darussalam dan Filipina.

Adapun Brunei, selain akan menjamu Indonesia, tim kecil nan kaya raya ini juga akan menjamu . Namun sayang, Brunei dipastikan tak bisa menjamu dua tim tersebut di kandang sendiri. Mereka harus rela untuk memainkan laga kandangnya di Stadion Kuala Lumpur, Malaysia.

Malaysia dipilih karena secara jarak, negari jiran tersebut paling dekat dengan Brunei Darussalam. Hal ini menimbulkan rasa kekecewaan dari sang pelatih Mario Campesino.

Berita Terkait:  Gerak Cepat! PSSI Langsung Urus KTP dan Paspor Shayne Pattynama Usai Resmi Jadi WNI

Kepada media setempat brusport, Mario mengungkapkan rasa kecewanya.

“Sayang sekali kami tak bisa bermain di Stadion Nasional (Bandar Sri Begawan) sehingga banyak orang tak akan bisa datang,” ujarnya.

“Pertandingan kandang melawan dan Indonesia seharusnya bagus buat kami. Itu akan menjadi hal bagus buat sepakbola Brunei, sayangnya kami tak bisa melakukan apapun,” ujarnya menambahkan.

“Bermain di venue netral akan semakin menyulitkan, tapi kami harus selalu siap. Kami seharusnya sudah siap tampil kompetitif.”

“Tapi sekarang lebih tepat untuk mengukur dimana level kami berada. Awalnya target utama kami adalah lolos kualifikasi dan itu sudah berhasil. Sekarang waktunya untuk berkembang dan menikmati turnamen sambil mengembangkan para pemain,” tutupnya.

Lalu, mengapa Brunei tak bisa menjamu tim lain di negaranya sendiri? Ternyata, dari inspeksi yang dilakukan , stadion yang diajukan Brunei sebagai kandang untuk tidak memenuhi syarat. Sehingga mau tak mau mereka wajib memilih stadion lain yang berada di berbeda.

Dan di Piala AFF 2022 ini, Brunei harus melalui babak play off sebelum akhirnya mentas di turnamen dua tahunan tersebut. Mereka sempat berjumpa Timnas Timor-Leste di babak play off tersebut. Lewat pertandingan dua kali yang sama-sama dilangsungkan di Stadion Padang dan Delapan, Brunei Darussalam menang dengan skor agregat 6-3. Atas hasil itu, mereka akhirnya kembali mentas setelah absen selama 26 tahun.

Berita Terkait:  STY Minta Marc Klok dkk Belajar dari Piala Dunia 2022

Untuk diketahui, terakhir kali Brunei Darussalam mentas yakni di edisi pertama Piala AFF tahun 1996. Saat itu, Brunei tergabung di bersama , Singapura, Malaysia, dan Filipina.

Sayang, mereka gagal merangsek ke babak semifinal karena hanya finis di posisi ke-4 klasemen akhir . Meski demikian, Brunei mencatatkan raihan positif karena mendapatkan penghargaan sebagai tim fair play di edisi pertama itu.

Join situs Komunitas Fans Bola NOBARTV.CO.ID - Ada beragam Kuis Tebak Skor (KTS) setiap akhir pekan & even berhadiah jutaan rupiah setiap bulannya [ DAFTAR ]. Cek informasi lebih lanjut : cara mendapatkan poin, klasemen poin bulan ini , pemenang even Oktober

Related Articles

Responses