Kim Pan-gon
Kim Pan-gon

NOBARTV NEWS – Malaysia kini resmi mendatangkan Kim Pan-gon dari Selatan untuk menjadi pelatih. Sebelum menjadi pelatih Malaysia Kim Pan-gon menjabat sebagai Kepala Komite Pelatih Asosiasi (KFA) dan pernah memecat Shin Tae-yong yang dianggap gagal karena tidak berhasil membawa Korea Selatan ke babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Kim Pan-gon selaku Kepala Komite Pelatih Asosiasi Sepakbola Korea Selatan (KFA) menargetkan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 saat itu, meski Shin Tae-yong sendiri hanya diberi waktu 1 tahun namun Kim Pan-gon merasa itu waktu yang cukup untuk menargetkan 16 besar.

“Shin Tae-yong tidak sukses atau gagal di Piala Dunia 2018. Hanya saja, satu tahun merupakan waktu yang cukup untuk membawa tim merealisasikan target (lolos 16 besar). Hanya saja, ia gagal merealisasikannya,” kata Kim Pan-gon mengutip dari Korea Herald.

Akhirnya Korea Selatan gagal masuk 16 besar Piala Dunia 2018 dan Shin Tae-yong dipecat, Kim Pan-gon akhirnya mencari pelatih baru untuk menangani Korea Selatan dan terpilihlah Paulo Bento yang resmi menjadi pelatih Timnas Korea Selatan pada tanggal 17 Agustus 2018.

Meski dipecat, namun Kim Pan-gon tetap memuji Shin Tae-yong karena berhasil mengalahkan Jerman dengan skor 2-0 saat itu di Piala Dunia 2018, Kim Pan-gon juga mengatakan bahwa Shin Tae-yong adalah pemimpin yang bisa melakukan hal-hal besar di masa depan.

“Sementara itu, keberhasilan mengalahkan Jerman harus sangat dievaluasi. Dia adalah pemimpin yang bisa melakukan hal-hal besar di masa depan,” ujarnya mengenai Shin Tae-Yong.

Shin Tae-yong yang dipecat sempat menganggur dan akhirnya menangani Timnas , bersama Shin Tae-yong mampu melatih dengan cukup baik.

Meski keputusannya saat itu cukup mengagetkan karena di Piala 2020 mengandalkan para bahkan menjadi termuda di kompetisi tersebut, namun hasilnya diluar dugaan.

Timnas Indonesia bersama Shin Tae-yong berhasil mengalahkan Timnas Malaysia dengan skor sangat telak yaitu 4-1, menahan imbang Vietnam 0-0 dan menjadi runner up karena kalah dari yang di leg pertama menang 4-0 dan di leg kedua berakhir imbang 2-2.