MFL Ubah Jadwal Liga Super Malaysia, Akankah Saddil Bela Timnas U-23?
Ramdani

NOBARTV NEWS – Operator Liga Super resmi mengubah jadwal pertandingan di kasta tertinggi Liga Malaysia. Hal ini dilakukan demi memberangkatkan beberapa pemain yang dipanggil untuk memperkuat di SEA Games mendatang. Pasalnya, banyak pemain yang berkompetisi di Liga Super Malaysia enggan dilepas klubnya karena jadwal yang bertabrakan dengan agenda Timnas Malaysia.

Hal ini tentu menguntungkan bagi Timnas Indonesia. Pasalnya, satu pemain Timnas Indonesia, Saddil Ramdani berpeluang membela Timnas di SEA Games mendatang.

Beberapa waktu lalu, pelatih , Ong Kim Swee menolak untuk melepas Saddil karena jadwal SEA Games bertabrakan dengan jadwal di Liga Super Malaysia. Banyak netizen Indonesia yang berkomentar di akun sosial media Sabah. Di antara mereka ada yang menghujat bahkan berkata buruk kepada pihak klub. Namun Ong Kim Swee tetap pada pendiriannya. Klub tidak akan melepas pemainnya kecuali Timnas sedang mengikuti agenda Matchday.

Tidak hanya Saddil saja, bahkan pemain Timnas Malaysia enggan dilepas oleh klub mereka. Sehingga MFL selaku operator Liga Super Malaysia memutuskan untuk mengubah beberapa jadwal liga.

Dilansir dari bolatimes.com, “Pertandingan yang diubah itu ada di pekan tujuh, delapan, dan sembilan. Akan tetapi, tidak semuanya pertandingan diliburkan.”

Namun sayang, menurut sumber yang sama, tidak semua laga diubah. Hanya tim yang memiliki pemain berlabel timnas yang diubah jadwalnya. Dua tim yang menjadi prioritas untuk diganti jadwalnya adalah dan Terengganu FC.

Sabah memang dijadwalkan akan berhadapan dengan salah satu tim prioritas (Selangor), namun mereka masih akan melakoni beberapa laga penting sesudahnya. Pada tanggal 13 Mei mendatang, Sabah dijadwalkan akan bermain di Piala FA. Tenaga Saddil pasti dibutuhkan dalam laga tersebut. Sehingga, besar kemungkinan ia tetap bertahan di Malaysia.

Hingga saat ini, pihak klub (Sabah FC) belum memberikan statement apapun usai operator mengubah beberapa jadwal tersebut. Namun yang pasti, Timnas Indonesia harus waspada. Sebab, beberapa pemain inti akhirnya diizinkan untuk dibawa ke Vietnam.

Indonesia memang tidak segrup dengan Malaysia. Namun apa salahnya jika waspada lebih didahulukan daripada gegabah di tengah jalan?